Istimewa

3 Kisah Cinta Paling Tragis di Jogja (Bagian Kedua)

Kisah Roro Hoyi dan Pangeran Tejaningrat Cerita Roro Hoyi dan Tejaningrat terjadi di era Sultan Amangkurat memimpin Mataram yang kala itu berpusat di daerah Pleret, Bantul. Cerita bermula ketika Sultan Amangkurat yang terkenal memiliki banyak selir tergoda oleh kecantikan Roro Hoyi. Ketika itu, Roro Hoyi yang belum menginjak usia dewasa, sudah memperlihatkan bakat kecantikan dan […]

Kisah Roro Hoyi dan Pangeran Tejaningrat

Cerita Roro Hoyi dan Tejaningrat terjadi di era Sultan Amangkurat memimpin Mataram yang kala itu berpusat di daerah Pleret, Bantul. Cerita bermula ketika Sultan Amangkurat yang terkenal memiliki banyak selir tergoda oleh kecantikan Roro Hoyi. Ketika itu, Roro Hoyi yang belum menginjak usia dewasa, sudah memperlihatkan bakat kecantikan dan keanggunan yang luar biasa. Kecantikan Roro Hoyi tersebut menarik perhatian Sultan Amangkurat. Sultan Amangkurat pun kemudian ingin memperistri Roro Hoyi. Sayang, ketika itu Roro Hoyi belum menginjak dewasa. Sultan Agung pun kemudian memingit Roro Hoyi dan menitipkan Roro Hoyi kepada Pamannya yaitu Pangeran Pekik untuk dididik sembari menunggu Roro Hoyi siap untuk dinikahi.

Istimewa

Istimewa

Dibawah asuhan Pangeran Pekik dan istrinya, Roro Hoyi pun tumbuh menjadi seorang putri yang cantik dan pintar. Semakin bertambah cantiknya Roro Hoyi dari hari ke hari membuat Sultan Amangkurat senang mendengarnya. Sultan Amangkurat pun makin tak sabar untuk segera menikahi Roro Hoyi. Namun hasrat Sultan Amangkurat tersebut terpaksa harus ditunda karena Roro Hoyi dianggap belum siap untuk dinikahi.

Suatu hari, berkunjunglah Pangeran Tejaningrat yang merupakan anak dari Sultan Amangkurat ke rumah Pangeran Pekik. Ketika mengunjungi rumah Pangeran Pekik, Pangeran Tejaningrat terpesona melihat kecantikan seorang gadis muda. Pangeran Tejaningrat pun kemudian jatuh cinta kepada gadis muda tersebut yang tak lain adalah Roro Hoyi.

Halaman

1 2 3 4

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar