watu gilang berita jogja

3 Kisah Cinta Paling Tragis di Jogja (Bagian Pertama)

BERITA JOGJA – Setiap orang pastilah memiliki kisah tersendiri mensoal percintaan, begitu juga para bangsawan, pangeran, putri, dan bahkan sang raja. Meskipun mereka adalah para penguasa dan bangsawan namun, ternayata kisah percintaan mereka pun tak selalu mulus dan berakhir bahagia, bahkan tak jarang yang berakhir tragis. Berikut ini adalah beberapa kisah cinta paling tragis yang […]

BERITA JOGJA – Setiap orang pastilah memiliki kisah tersendiri mensoal percintaan, begitu juga para bangsawan, pangeran, putri, dan bahkan sang raja. Meskipun mereka adalah para penguasa dan bangsawan namun, ternayata kisah percintaan mereka pun tak selalu mulus dan berakhir bahagia, bahkan tak jarang yang berakhir tragis. Berikut ini adalah beberapa kisah cinta paling tragis yang dialamai oleh keluarga kerajaan di Jogja:

Watu Gilang, tempat Singgasana Penembahan Senopati, dan tempat kepala Ki Ageng Mangir dibenturkan. (Foto: Istimewa)

Watu Gilang, tempat Singgasana Penembahan Senopati, dan tempat di mana kepala Ki Ageng Mangir dibenturkan. (Foto: Istimewa)

Kisah Mangir dan Pembayun

Cerita cinta tragis Mangir dan Pembayun terjadi ketika masa kepemimpinan Sultan Panembahan Senopati. Cerita bermula ketika itu, Panembahan Senopati ingin menyatukan semua wilayah Kerajaan Mataram. Namun, untuk menyatukan semua wilayah Mataram, Panembahan Senopati menemui beberapa kesulitan. Salah satu diantaranya adalah kesulitan untuk menaklukan wilayah Mangir yang berada di daerah Bantul. Kala itu, wilayah Mangir dipimpin oleh seorang sakti yang bernama Ki Ageng Mangir Wanabaya.

Sebagai seorang yang sakti, Mangir memiliki sebuah tombak pusaka bernama Kyai Baru Klinthing, Keampuhan tombak tersebut membuat Panembahan Senopati kesulitan untuk mengalahkan Mangir. Atas saran dari penasihatnya yaitu Ki Juru Mertani, Panembahan Senopati pun kemudian menyusun sebuah strategi untuk mengalahkan dan menaklukkan Mangir. Sebuah siasatppun kemudian disusun. Kegemaran Mangir menonton ledhek atau ronggeng pun kemudian dijadikan sebagai sebuah awal dari strategi.

Halaman

1 2 3

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar