dr.Yap (Istimewa)

3 Tokoh Tionghoa Jogja yang Berpengaruh di Indonesia

Oleh Jatu Raya,

Berikut ini adalah tiga dari sekian banyak etnis Tionghoa asal Jogja yang memberikan sumbangan besar bagi negara.

dr.Yap (Istimewa)

dr.Yap (Istimewa)

BERITA JOGJA – Tiap etnis yang hidup di Indonesia selalu punya sumbangsihnya pada negara. Salah satunya adalah etnis Tionghoa. Berikut ini adalah tiga dari sekian banyak etnis Tionghoa yang memberikan sumbangan besar bagi berdiri dan eksisnya republik di mata dunia. Ketiganya berasal dari Jogja.

Tan Djin Sing

Jasa Tan Djin Sing nagi Jogja dan Indonesia sangat besar. Pada usia 33 tahun, Tan berjuang untuk persamaan hak dan kemanusiaan antaretnis di Jogja. Ia berjuang agar etnis tionghoa, pribumi, dan Belanda bsia setara.

Tan juga dikenal dekat dengan siapa saja di Jogja. Ia terkenal di warga pribumi dan gampang sekali bergaul dengan mereka. Pada 1813 Tan diangkat menjadi Bupati Jogjakarta bergelar Kanjeng Raden Tumenggung Secadiningrat. Salah satu sumbangsih terbesarnya adalah menemukan jejak Candi Borobudur di Magelang dan membuat laporan keadaannya saat ditemukan satu tahun setelah dilantik jadi Bupati.

Yap Hong Tjoen

Ia adalah sosok di balik lahirnya Rumah Sakit (RS) Prinses Juliana Gasthuis voor Oglijders yang kini dikenal Dr.Yap Jogja (Baca: Sejarah Berdirinya RS. Dr.Yap). Lahir di Jogja 1885, Yap sekolah di luar Jogja. Dari ELS, ia melanjutkan keHBS Semarang lalu kuliah di Leiden dengan bidang studi mata.

Setelah lulus ia kembali ke Jogja dan mendirikan RS bernama Belanda yang kemudian berganti jadi namanya saat pendudukan Jepang. Keputusannya mendukung kenaikan tahta Sri Sultan HB IX diikuti oleh sebagian besar etnis Tiongjoa di Jogja. Padahal sebelum Yap berkata mendukung Sultan banyak etnis Tionghoa yang mendukung Belanda.

Njoo Han Siang

Lahir di Jogja pada 1930, Njoo Han Siang dikenal sebagai salah satu tokoh perbankan nasional. Sejak kecil Njoo memang dikenal mahir berbisnis. Bakatnya itu makin cemerlang di kemudiaan hari berkat sifatnya yang supel dan pandai bergaul dengan masyarakat luas.

Mengawali karier sebagai jurnalis, Njoo baru terjun ke dunia bisnis pada 1958 dengan mendirikan maskapai pelayaran. Pada 1969 ia juga menjadi mengetuai para bankir Indonesia dalam organisasi Bankers Club Indonesia. Njoo juga sosok yang memelopori kartu kredit dan berdirinya STIE Perbanas. Selain di bidang ekonomi, Njoo juga memberi pengaruh besar pada perfilman Indonesia.Bersama Wahyu Sihombing ia mendirikan sekolan seni peran dan melahirkan banyak aktor hebat seperti Ray Sahetapy.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar