4 Tragedi yang Mengundang Isak Tangis di Jogja Sepanjang 2015

Oleh Kresna,

4 Kisah Kematian Mahasiswa Paling Sedih di Jogja Sepanjang 2015 ini membuat Jogja berduka.

BERITA JOGJA РSejumlah tragedi  di Jogja sepanjang 2015 mendapat respon beragam dari warga dan netizen. Geram, marah, sekaligus duka mendalam disampaikan banyak warga melalui media sosial, media cetak, elektronik, maupun online. Berikut ini empat kisah kematian mahasiswa paling sedih di Jogja sepanjang 2015 yang direkam Beritajogja.id

Eka Maya Sari Penjual Angkringan dan Mahasiswi UGM Diperkosa Lalu Dibunuh

Sosok Alm. Eka Maya Sari (Foto: Dokumen Istimewa)

Sosok Alm. Eka Maya Sari (Foto: Dokumen Istimewa)

Penjual angkringan di Janti, Banguntapan, Bantul yang juga mahasiswi UGM ditemukan tewas pada Sabtu 2 Mei 2015 silam. Korban ditemukan tak bernyawa dengan beberapa luka memar di bagian leher.

Kematian Eka Maya Sari ini membuat heboh, polisi pun langsung bekerja mencari pelakunya. Tidak hanya polisi, banyak ormas di Jogja juga turut melakukan pencarian karena korban karena adanya kesamaan latar sosial.

Akhir kasus ini pelaku berhasil ditangkap di luar Jogja. Adapun pelaku merupakan seorang pengamen yang sudah beberapa kali datang ke angkringan milik korban.

Selvi Amelia Agustina Mahasiswi UPN Tewas di Kamar Kos Saat Melahirkan

Salah satu postingan sosok Alm,Selvi di media sosial. (Dok.Istimewa)

Salah satu postingan sosok Alm,Selvi di media sosial. (Dok.Istimewa)

Selvi, seorang mahasiswi Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran ditemukan tewas di kamarnya dalam keadaan membusuk, Rabu 29 April 2015. Korban sudah meninggal sejak dua hari sebelum ditemukan tanpa diketahui oleh teman kosnya yang berada di daerah Seturan, Depok, Sleman.

Mirisnya bersama korban ditemukan juga mayat bayi yang diperkirakan dilahirkan korban. Diduga korban meninggal karena pendarahan saat melahirkan bayi sendirian di kamarnya. Sampai saat ini kejadian tersebut masih menjadi misteri.

Halaman

1 2

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar