5 Alasan Pemilih Muda Kudu Ikutan Pilkada Kota Jogja

Oleh azkamaula,

Jangan cupu, ayo nyoblos!

BERITA JOGJA – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Jogja berlangsung tahun depan. Buat kamu yang sudah berusia 17 tahun, barangkali bakal jadi kali pertama meramaikan pemilihan. Mereka kudu ikut nyoblos dalam Pilkada Kota Jogja. Berikut sejumlah alasannya.

Pemilih muda (Dok. Istimewa)

Pemilih muda (Dok. Istimewa)

Lebih Segar

Pilkada tahun 2017 bakal lebih segar dengan adanya calon independent. Garin Nugroho terpilih menjadi calon Wali Kota Jogja dari gerakkan Jogja Independent (Joint). Tentu saja Garin bisa ikut kalau bisa memenuhi persyaratan dari KPU dengan mengumpulkan 26 ribu KTP pemilih.

Biar Tahu Rasa

Biar tahu rasanya menyesal atau bahagia memilih calon jadi alasan selanjutnya. Apalagi buat mereka yang baru kali pertama nyoblos. Bisa buat latihan milih pasangan atau mengambil keputusan juga kalau seandainya nanti dihadapkan pada banyak pilihan sulit.

Protes Halal

Sebenarnya rada berat masukin poin yang ini. Soalnya setiap warga daerah berhak protes sama pemimpinnya. Mau memilih atau enggak, warga bakal mengikuti aturan negara dengan dipimpin sama wali kotanya. Jadi enggak ada hubungannya sih sebenarnya antara boleh protes sama enggak tergantung dari milih atau golput. Tapi, biar makin afdal protesnya-kalau Wali Kota meleng- tetep kudu milih juga. Dalihnya ya si pemimpin enggak menggunakan hak suara kamu dengan baik dan benar.

Pamer di Instagram

Setelah nyoblos kan jari bakal dicelupin ke tinta tuh, nah itu bakal jadi momen asyik buat difoto terus di-upload ke medsos macam instagram atau yang privat kayak Path. Ada yang bilang juga kalau udah kena tinta Pilkada, tandannya sah jadi dewasa. Yuk upload!

Biar Jagoan Menang

Pilkada itu sama saja kayak nonton bola. Kalau jagoanmu kalah, rasanya nyesek banget. Makanya kalau punya jagoan calon Wali Kota jangan biarkan dia kalah. Siapa tahu dia kalah satu suara doang gara-gara kamu enggak nyoblos.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar