5 Langkah Strategis Tangani Anggota Gafatar

Lima langkah strategis dilakukan pemerintah provinsi untuk menangani anggota Gafatar

BERITA JOGJA – Sebanyak 338 anggota Gafatar asal Jogjakarta telah dipulangkan dari Kalimantan. Saat ini ke-338 anggota Gafatar tersebut berasa dalam penampungan di Asrama Haji Donohudan, Boyolali. Beberapa langkah strategis pun diambil Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jogjakarta untuk menangani para anggota Gafatar tersebut. Berikut ini langkah yang akan dilakukan oleh Pemprov Jogjakarta:

Fakta-fakta gafatar Jogja. (Ilustrasi: Istimewa)

Fakta-fakta gafatar Jogja. (Ilustrasi: Istimewa)

1.Anggota Gafatar Akan Dijemput Kamis Mendatang

Sebanyak 338 anggota Gafatar yang ditampung di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, akan dijemput oleh Pemprov Jogjakarta. Hal ini merupakan hasil pembahasan yang dihasilkan saat rapat koordinasi dinas-dinas terkait di Gedung Pracimosono, Komplek Kepatihan, Senin (25/1).

2.Siapkan Bis untuk Menjemput

Sebanyak tujuh buah bis akan disiapkan oleh Pemprov Jogjakarta untuk menjemput para warga Jogja yang tergabung menjadi anggota Gafatar. Ketujuh bis tersebut akan disiapkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Jogjakarta. Bis ini akan digunakan untuk menjemput di Asrama Haji Donohudan dan akan mengantarkan para anggota Gafatar ke Youth Center Mlati.

3.Youth Center Mlati Digunakan Sebagai Tempat Penampungan Sementara

Paska dijemput dari Asrama Haji Donohudan, para anggota Gafatar ini akan ditampung sementara di Youth Center Mlati. Menurut rencana mereka akan ditampung sementara selama kurang lebih tiga hari. Sebanyak dua barak sudah disiapkan oleh pengelola Youth Center Mlati untuk menampung ratusan anggota Gafatar ini.

“Kami hanya mengikuti instruksi dari Pemprov Jogja. Kami diminta menyiapkan dua barak. Namun tidak menutup kemungkinan, semua ruangan di Youth Center akan digunakan,’ jelas Admin Youth Center Mlati, Ella Manggraeni.

4.Pemprov Menyiapkan Psikolog dan Penyuluh

Selama dalam penampungan di Youth Center, para anggota Gafatar ini akan mendapatkan materi dan penyuluhan. Materi yang disampaikan akan lebih banyak berisi tentang hal yang bersifat deradikalisasi, wawasan kebangsaan dan pendampingan psikologi. Dengan materi yang disampaikan, diharapkan para anggota Gafatar ini tak lagi berpaham ala Gafatar.

“Materi akan lebih banyak tentang Pancasila, wawasan kebangsaan, keagamaan, psikologi dan edukatif. Materi tersebut diharapkan bisa mengurangi trauma dan bisa menangkis paham yang mereka pelajari,” jelas Kepala Dinas Sosial Jogjakarta, Untung Sukaryadi.

5.Akan Dikembalikan ke Lingkungan dan Keluarga

Paska ditampung di Youth Center Mlati dan mendapatkan materi, 338 anggota Gafatar yang merupakan warga Jogjakarta ini akan dikembalikan ke keluarga, lingkungan dan masyarakat. Nantinya mereka akan diterima dulu oleh pemerintah kabupaten atau kota. Diharapkan paska dikembalikan ke keluarga dan masyarakat, para anggota Gafatar ini bisa diterima kembali.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar