Aktivis Anti Korupsi Jogja: Empat Capim KPK Titipan Pemerintah

BERITA JOGJA – Empat nama calon pimpinan (capim) KPK dituding oleh Koalisi Anti Korupsi Jogja sebagai orang titipan pemerintah. Hal ini sebagai mana disampaikan oleh Direktur Indonesia Court Monitoring (ICM), Tri Wahyu saat memberikan keterangan kepada media di Kantor Pusat Kajian Anti Korupsi (PUKAT) UGM. “Ada empat orang yang diduga titipan pemerintah yaitu Surya Tjandra, […]

BERITA JOGJA – Empat nama calon pimpinan (capim) KPK dituding oleh Koalisi Anti Korupsi Jogja sebagai orang titipan pemerintah. Hal ini sebagai mana disampaikan oleh Direktur Indonesia Court Monitoring (ICM), Tri Wahyu saat memberikan keterangan kepada media di Kantor Pusat Kajian Anti Korupsi (PUKAT) UGM.

“Ada empat orang yang diduga titipan pemerintah yaitu Surya Tjandra, Saut Situmorang, Basaria Panjaitan, dan Alexander Marwata. Surya Tjandra adalah bekas timses Jokowi-JK saat Pilpres kemarin. Pansel sudah tahu kalau dia bekas timses Jokowi-JK tapi tetap saja diloloskan,” jelas Tri Wahyu.

Istimewa

Istimewa

Sedangkan Saut Situmorang dianggap oleh Tri Wahyu tidak memiliki perhatian terhadap kasus korupsi di masa lalu seperti kasus BLBI dan Century. Tri Wahyu menambahkan, Basaria Panjaitan dulu tidak setuju adanya penyidik KPK yang independen. Selain itu, dia juga dianggap dekat dengan Wakapolri, Komjen Budi Gunawan. Sedangkan Alexander Marwata merupakan hakim di pengadilan Jakarta.

“Jika tidak hati-hati, KPK bukan lagi kepanjangan dari Komisi Pemberantasan Korupsi tapi justru menjadi Komisi Pengamanan Kekuasaan,” ungkap Tri Wahyu.

Senada dengan Tri Wahyu, Peneliti Pukat UGM, Zaenurrohman juga menilai bahwa ada keempat nama tersebut memang memiliki kedekatan dengan penguasa. Menurutnya, keempat nama tersebut harus ditolak.

“Harapan terakhir saat ini ada di DPR. Saya berharap DPR tidak meloloskan empat orang tersebut,” ujar Zaenurrohman.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar