Alasan Mengapa Film Batman v Superman Membosankan

Oleh Jatu Raya,

Cerita berbelit dengan konflik biasa-biasa saja membuat Batman v Superman membosankan bagi sebagian penonton.

BERITA JOGJA – Film Batman v Superman sudah mulai tayang di bioskop Indonesia. Fim berdurasi sekitar 150 menit ini sebelumnya sudah banyak ditunggu pecinta superhero buatan DC Comics ini sejak lama. Apalagi dengan trailer yang menggambarkan serunya perkelahian Batman dengan Superman. Penonton pun dibuat penasaran.

Batman v Superman: Dawn of Jutsice (Dok EW)

Batman v Superman: Dawn of Jutsice (Dok EW)

Sayang, sejumlah penonton merasakan kekecewaan saat menonton film ini. Erwan Palahasia, mahasiswa asal UII misalnya mengungkapkan alasannya. Ditemui di CGV Blitz Hartono Mall, Kamis (23/3) petang, Erwan mengatakan Ben Affleck gagal memerankan peran Batman laiknya Christian Bale.

“Ben kurang emosional meranin Bruce Wayne. Aktingnya juga biasa banget. Jauh sama Cristian Bale yang pas banget meranin Bruce yang punya dua dunia. Kurang dingin juga. Jadinya ya biasa saja, malah saya seperti enggak melihat batman, tapi cuma robot kelelawar biasa,” kritiknya.

Banyaknya adegan tidak penting juga jadi alasan lainnya. Misalnya saja saat Diana Prince (Gol Gadot) mengambil alat pembajak data milik Bruce Wayne di tengah pesta Lex Luthor. Adegan yang tak perlu pun menurutnya bertebaran dalam film. “Itu ngapain ada adegan begitu, enggak berfungsi apa-apa selain kasih tau ‘oh itu ada Wonder Woman’. Terus ada lagi mimpi-mimpi Bruce Wayne. Enggak penting banget,” sambung Wiedha Restya, salah satu penonton.

Perkelahian yang ditunggu setelah melalui cerita berbelit dengan konflik yang biasa-biasa saja juga sedikit mengecewakan. “Kurang brutal. Kurang wah. Apalagi pas monsternya muncul. Yaelaah, lawannya monster terus tahu-tahu ada Wonder Woman. Malah bingung nonton filmnya,” kritik Arif Surahmanto yang nonton bersama teman-temannya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar