Album Death Vomit Jajah Amerika

Oleh Jatu Raya,

Album terbaru Death Vomit , "Forging a Legacy" sudah mulai dirilis di Amerika sejak 4 Desember lalu.

BERITA JOGJA – Tidak setiap band asal Indonesia yang mampu menembus pasar Amerika. Selain kudu punya lagu-lagu jenius, band tersebut juga harus punya jaringan besar agar sampai ke sana. Dua syarat itu tampaknya ada dalam diri Death Vomit, band death metal asal Jogja. Soalnya album terbaru Sofyan Hadi (gitar, vokal), Oki Haribowo, dan Roy Agus, “Forging a Legacy” sudah mulai dirilis di Amerika.

Death Vomit

Death Vomit (Foto: Aristides)

Hebatnya lagi, band yang berdiri sejak 1995 ini tak harus susah-susah pergi ke Amerika untuk menawarkan album atau rekaman. Obscure Record, perusahaan rekaman di sana yang minta Death Vomit agar kasetnya disebarluaskan ke Amerika.

“Kami dapat email dari Obscure Record. Isinya minta agar album terbaru Death Vomit dirilis di Amerika. Setelah baca tawaran dan kesepakatan, ya sudah, kami bersedia karena ini kesempatan langka. Dirilisnya sudah sejak tanggal 4 Desember kemarin,” beber Roy Agus.

Album yang dirilis secara resmi di Indonesia pada 2014 lalu ini memang mengejutkan dan patut diacungi jempol. Raungan gitar dua track berjudul “Decading of Life” dan “Imposing Decade Remains” diisi legenda musik metal dunia, Dennis Munoz. Gitaris Solstice tersebut mengisi dua lagu mereka dengan cuma-cuma. Tak heran perusahaan asal Amerika itu tertarik merilisnya di sana.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar