Anak Ajaib Muncul di Pameran Batu Akik Jogja

Oleh Kresna,

BERITA JOGJA – Farhan (10) tampak semringah ketika memeriksa bongkahan batu di sejumlah stan Pameran Batu Mulia, Minggu (8/3) di Selasar kantor KR. Menggunakan senter dan kaca pembesar, siswa kelas tiga SD ini memeriksa tekstur tiap batu yang ia amati. Ia tidak malu-malu saat ditemui beritajogja.id di sela-sela keasyikannya memeriksa batu. Dengan semangat ia menjelaskan […]

BERITA JOGJA – Farhan (10) tampak semringah ketika memeriksa bongkahan batu di sejumlah stan Pameran Batu Mulia, Minggu (8/3) di Selasar kantor KR. Menggunakan senter dan kaca pembesar, siswa kelas tiga SD ini memeriksa tekstur tiap batu yang ia amati.

Farhan si Anak ajaib

Farhan memamerkan batuan blacan koleksinya

Ia tidak malu-malu saat ditemui beritajogja.id di sela-sela keasyikannya memeriksa batu. Dengan semangat ia menjelaskan bongkahan batu berjenis bacan di salah satu stan. Sementara ia menunda wawancara karena masih asyik dengan batu bacan-nya, Bimo, ayah Farhan membeberkan bahwa anaknya ini memang lumayan ahli soal batu mulia dan kerap memburu batuan bacan yang jadi favoritnya tiap kali ada pameran.

“Anak saya sudah sejak dua tahun lalu memburu batu mulia. Tiap pameran di Jogja, dia datangi. Saya jadi ikut-ikutan suka. Dia (Farhan) juga sudah banyak tahu banyak jenis batuan dan bacan ini jadi favoritnya,” cerita Bimo.

Farhan sedang menego harga batu blacan yang yang diincarnya. Ia sendiri suka dengan batu mulia yang belum dibuat cincin. “Memang sukanya yang begini (menunjukkan batu koleksinya) lalu dibuat cincin sendiri. Soalnya jari Farhan belum muat,” ceritanya.

Ditanya apakah ia mengerti tentang batu bacan ini merupakan jenis alterasi, Farhan dengan cepat menjawabnya. “Alterasi kan batuan vulkanik dan ada mineralnya. Ada limonit, krisoloka, azurit, terus apa gitu lupa. Makin keras batunya, makin mahal harganya,” jelas Farhan yang membuat perajin di stan geleng-geleng kepala.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar