Angka Bebas Jentik Nyamuk di Sleman Rendah

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – Wakil Bupati Sleman, Yuni Satia Rahayu bersama Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Maafilinda Nuaraini, dan BLH Sleman meninjau 54 rumah di Tlogodadi, Minggu (8/2) pagi. Mereka menemukan 19 rumah penduduk yang positif terdapat jentik-jentik nyamuk DBD. Jentik-jentik tersebut mereka temukan di bak mandi, pot bunga, kaleng bekas, dan yang tidak disadari masyarakat di […]

BERITA JOGJA – Wakil Bupati Sleman, Yuni Satia Rahayu bersama Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Maafilinda Nuaraini, dan BLH Sleman meninjau 54 rumah di Tlogodadi, Minggu (8/2) pagi. Mereka menemukan 19 rumah penduduk yang positif terdapat jentik-jentik nyamuk DBD.

Jentik nyamuk di Sleman

Yuni tengah membersihkan jentik nyamuk di sebuah rumah warga, Minggu (8/2) pagi. (Foto: Lia)

Jentik-jentik tersebut mereka temukan di bak mandi, pot bunga, kaleng bekas, dan yang tidak disadari masyarakat di pagar bambu yang berair. “Mengidentifikasinya gampang, kalau tempat air disenteri, lalu jentik bergerak naik itu berarti nyamuk aides. Mulai sekarang harus lebih peduli pada kesehatan,” pesan Yuni di depan warga.

Sementara itu Mafilinda Nuraini menganalisa bahwa dari hasil temuan 54 rumah yang dipantau maka angka bebas jentik di Sleman diperkirakan baru mencapai 64,15 %. Kondisi ini menurutnya masih mengkhawatirkan dan jauh dari kata ideal.

“Angka bebas jentik yang ideal 95 %. Namun ini masih 64,15 persen,” ujarnya

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar