Banyak Diprotes Soal Apartemen, Ini Jawaban Bupati Sleman

BERITA JOGJA – Maraknya pembangunan apartemen dan hotel ternyata banyak mendapat respon negatif dari warga Sleman. Berbagai kekhawatiran banyak dikeluhkan oleh warga terkait pembangunan apartemen dan hotel di sekitar tempat tinggal mereka. Salah satunya adalah keluhan tentang gangguan lingkungan seperti air sumur warga akan kering karena disedot oleh apartemen dan hotel. Menanggapi kekhawatiran masalah air […]

BERITA JOGJA – Maraknya pembangunan apartemen dan hotel ternyata banyak mendapat respon negatif dari warga Sleman. Berbagai kekhawatiran banyak dikeluhkan oleh warga terkait pembangunan apartemen dan hotel di sekitar tempat tinggal mereka. Salah satunya adalah keluhan tentang gangguan lingkungan seperti air sumur warga akan kering karena disedot oleh apartemen dan hotel.

Warga karangwuni tolak apartemen uttara

PWKTAU saat menggelar audiensi di DPRD Sleman,Rabu (4/3). (Foto: Arisistides)

Menanggapi kekhawatiran masalah air tanah tersebut, Bupati Sleman, Sri Purnomo meminta kepada pihak pengembang apartemen maupun hotel untuk menggunakan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sleman. Penggunaan air PDAM ini diharapkan bisa meredam konflik antara pihak apartemen dan hotel dengan warga sekitar.

“Penolakan apartemen dan hotel kebanyakan karena permasalahan air. Ini perlu mendapatkan perhatian dari pengembang. Penggunaan air PDAM diharapkan bisa menjadi solusi,” terang Sri Purnomo.

Selain meminta pengembang menggunakan air PDAM, Sri Purnomo juga meminta PDAM untuk segera berbenah diri. Lonjakan permintaan debit air PDAM akan terjadi jika apartemen dan hotel menggunakan air PDAM. Selain itu jaminan terhadap gangguan instalasi yang bisa terjadi sewaktu-waktu juga perlu diperhatikan oleh PDAM Sleman.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar