Belum Nyaman, Wisatawan ke Jogja Paling Lama Cuma 2 Hari

Oleh Jatu Raya,

Dari catatan Dinas Pariwisata Jogjakarta, realisasi lama tinggal wisatawan di bawah target yang ditentukan.

BERITA JOGJA – Pariwisata Jogja masih kudu berbenah. Harus ada sistem terpadu yang mampu makin memajukan pariwisata dan membuat wisatawan memperlama liburannya di Jogja. Soalnya, sejumlah masalah wisata yang tak kunjung dibenahi, mulai dari sarana dan prasarana hingga banyaknya persoalan sosial, membuat wisatawan tampaknya tak betah berlama-lama di Jogja.

Wisatawan mancangera di Jogja (Dok Istimewa)

Wisatawan mancangera di Jogja (Dok Istimewa)

Dari catatan Dinas Pariwisata Jogjakarta, realisasi lama tinggal wisatawan di bawah target yang ditentukan. Kepala Dinas Pariwisata Jogjakarta, Aris Rianta membeberkan hal ini. “memang rendah. Rata-rata wisawatan lokal selama 2015 kemarin menginap di Jogja hanya selama 1,85 hari sedangkan mancanegara rata-rata 2,07 hari,” bebernya.

Sejumlah masukan untuk menambah kunjungan dan kenyamanan wisatawan beberapa kali sudah dikemukakan. Setelah Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM (Baca: Kelemahan Jogja Sebagai Kota Wisata), kini giliran Pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jogja yang memberikan kritik sekaligus masukan.

Deddy Pranowo, mewakili pihak PHRI Jogja menyatakan bahwa infrastruktur dan daya tarik wisata harus ditingkatkan. Misalnya saja akses ke tempat wisata. “Banyak wisatawan yang batal ke objek wisata karena aksesnya kurang memadai,” kritiknya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar