Beras Hitam, Primadona Baru di Gunungkidul

Oleh Maya Eka,

BERITA JOGJA – Beras hitam mulai diminati di daerah Gunungkidul. Banyak petani di daerah Gunungkidul yang menanami sawahnya dengan padi beras hitam. Beras hitam memang belum sepopuler beras putih atau beras merah, namun kini beras hitam mulai diminati oleh masyarakat. Beras hitam sendiri mempunyai banyak khasiat bagi kesehatan. Peluang inilah yang dilihat oleh beberapa petani […]

BERITA JOGJA – Beras hitam mulai diminati di daerah Gunungkidul. Banyak petani di daerah Gunungkidul yang menanami sawahnya dengan padi beras hitam.

Beras Hitam Gunungkidul

Beras hitam Gunungkidul, dokumen istimewa

Beras hitam memang belum sepopuler beras putih atau beras merah, namun kini beras hitam mulai diminati oleh masyarakat. Beras hitam sendiri mempunyai banyak khasiat bagi kesehatan. Peluang inilah yang dilihat oleh beberapa petani di Gunungkidul.

“Saya belum lama menanam padi beras hitam. Baru dua kali panen. Namun hasilnya lumayan, karena permintaan untuk beras hitam ini cukup banyak,” jelas Wati, seorang petani di daerah Kecamatan Ponjong, Gunungkidul, (21/6).

Wati nambahkan, biasanya orang-orang yang memesan beras hitam kepadanya masih untuk konsumsi sediri. Biasanya untuk pengganti beras putih atau untuk obat.

“Karena khasiat beras hitam katanya lebih bagus dari beras merah, banyak yang tadinya memesan beras merah, kini beralih ke beras hitam. Bahkan saya sering mendapat pesanan beras hitam dari Jogja,” pungkasnya.

Untuk harga beras hitam sendiri tergolong masih cukup mahal, satu kilo gram (kg) beras hitam bisa mencapai harga Rp25.000. Sedangkan untuk benih padi beras hitam bisa mencapai Rp35.000/kg.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar