Beras Lama Matang Bukan Berarti Beras Plastik, Ini Penjelasannya

BERITA JOGJA – Pengakuan Rahayu seorang penjual di kantin SMP N 3 Sleman tentang beras yang diduga plastik ditemukannya membuat heboh warga Sleman. Rahayu mengaku memasak beras tersebut selama satu jam namun tidak kunjung matang. Setelah matang, dia mencoba dua suap nasi dan langsung merasa kenyang. Benarkah beras yang dimasak oleh Rahayu adalah beras plastik? […]

BERITA JOGJA – Pengakuan Rahayu seorang penjual di kantin SMP N 3 Sleman tentang beras yang diduga plastik ditemukannya membuat heboh warga Sleman. Rahayu mengaku memasak beras tersebut selama satu jam namun tidak kunjung matang. Setelah matang, dia mencoba dua suap nasi dan langsung merasa kenyang.

Uji Tanak Beras Raskin di Tridadi, Sleman

Uji Tanak Beras Raskin di Tridadi, Sleman

Benarkah beras yang dimasak oleh Rahayu adalah beras plastik? Hal tersebut belum bisa dipastikan, sebab beras memiliki banyak jenis dan berbeda-beda tingkat kekerasan dan cara masaknya.

Menurut Kepala Perum Bulog Regional Jogjakarta, Langgeng Wisnu Adi Nugroho, beras memiliki sifat yang berbeda-beda. Contohnya dari warnanya ada beras yang bening dan ada yang kecoklatan.

“Kontur tanah berpengaruh pada berasnya. Contoh daerah Jogja ke timur warnanya lebih bening, Jogja ke barat lebih dof,” ujarnya.

Sementara dari jenis kekerasannya ada beras Pera yang membutuhkan banyak air untuk memasaknya, ada beras biasa yang hanya sebentar memasaknya sudah matang dan hanya membutuhkan air sedikit.

“Kalau beras Pera airnya harus banyak untuk memasaknya. Kalau tidak ya keras dan lama matangnya,” tambahnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar