Buat Peraturan Kampanye Online, KPU Wajib Kontrol Medsos 24 Jam

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah menyusun peraturan kampanye online Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Peraturan yang nantinya diturunkan ke KPU daerah ini bakal mengatur halal haram Calon Bupati (Cabup) berkampanye di media sosial (Baca: KPU Rancang Peraturan Kampanye Online). Adanya rancangan peraturan ini menurut Pengamat Politik UGM, Arie Sudjito jangan hanya untuk calon […]

BERITA JOGJA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah menyusun peraturan kampanye online Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Peraturan yang nantinya diturunkan ke KPU daerah ini bakal mengatur halal haram Calon Bupati (Cabup) berkampanye di media sosial (Baca: KPU Rancang Peraturan Kampanye Online).

Media Sosial

Istimewa

Adanya rancangan peraturan ini menurut Pengamat Politik UGM, Arie Sudjito jangan hanya untuk calon saja. Publik, dalam hal ini pengguna media sosial juga harus dikontrol ketika waktu kampanye.

“Soalnya di era digital sekarang kita bisa saja bikin satu atau sepuluhan akun. Jangan hanya melihat akun calon yang resmi saja, lihat dan kontrol pula media sosialnya. Soalnya mengharapkan adanya ketaatan dari calon saja di medsos tidak cukup,” katanya, Rabu (8/4) malam.

Adapun salah satu draft peraturannya sendiri beber Imanda Yulianto dari KPU Sleman adalah soal hari kampanye. Nantinya akun calon tidak boleh berkampanye jika sudah memasuki hari tenang.

“Di sanalah yang harus diperhatikan KPU nanti. Sudah banyak contoh kasus hari tenang dipakai kampanye terselubung oleh simpatisan dan lain sebagainya. KPU wajib mengontrol publik 24 jam di media sosial untuk menanggulangi hal tersebut,” pungkas Ari.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar