Burjo Mulai Tutup, Mahasiswa Jogja Mulai PDKT Angkringan

Warung burjo di Jogja mulai banyak yang tutup jelang sepekan Lebaran.

BERITA JOGJA – Warung burjo di Jogja mulai banyak yang tutup jelang sepekan Lebaran. Para mahasiswa nocturno alias betah melek pun mulai kebingungan. Mereka yang biasanya tinggal nge-burjo mencari kopi sachet, teh panas, atau makan nasi telur dan mie goreng mulai mengela napas. Apalagi buat cari makan sahur.

Angkringan (Dok Istimewa)

Angkringan (Dok Istimewa)

“Tanggal tua bro, burjo andalan je. Mulai Sabtu (25/6) kemarin itu sudah banyak tutup, jadi bingung mau nyari sahur atau kopi. Kalau lapar ya bingung juga,” keluh Irawan Rahadi, mahasiswa semester akhir UIN.

Satu-satunya yang bisa diharapkan bagi mahasiswa Jogja jelang lebaran ini adalah angkringan. Sejak banyak burjo yang tutup ditinggal mudik penjualnya, sejumlah angkringan memang jadi pilihan. “Syukur angkringan di Jogja ini masih banyak yang buka dan selalu ada di daerah-daerah kost. Jadi bisa makan murah dan pesen kopi,” sambung Maharani Adikarya, mahasiswi UNY.

Kebanyakan dari mereka yang menggantungkan perut malam di angkringan adalah para mahasiswa yang tidak mudik lebaran. Laiknya Irawan dan Maharani yang mengejar skripsi dan sejumlah alasan khusus lainnya. Seperti Akmal Salibi contohnya Mahasiswa UGM yang kost di daerah Pogung ini memilih tidak mudik karena bosan ditanya kapan lulus di daerah asalnya.

“Ogah ah mudik, di Jogja aja. Alasannya bilang ke orang rumah ngejar skripsi, tapi sebenarnya malas ditanya-tanya sama tetangga kapan lulus. Syukurlah di Jogja angkringannya terus update, jadi ini perut tenang apalagi pas belum ada kiriman,” kelakarnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar