Citra Obat Tradisional Jogja Dirusak Industri Culas

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA -Maraknya produksi obat herbal oleh sejumlah industri di Jogja meresahkan sejumlah pedagang  tradisional yang mengolah jamu atau obat tradisional dari bahan-bahan alam. Rudy misalnya, seorang pedagang jamu ginggang di Jalan Pakualaman mengeluhkan bagaimana produksi industri itu mencoreng nama baik obat tradisional yang diolah langsung dari bahan alam. “Banyak yang menemukan obat tradisional hasil […]

BERITA JOGJA -Maraknya produksi obat herbal oleh sejumlah industri di Jogja meresahkan sejumlah pedagang  tradisional yang mengolah jamu atau obat tradisional dari bahan-bahan alam. Rudy misalnya, seorang pedagang jamu ginggang di Jalan Pakualaman mengeluhkan bagaimana produksi industri itu mencoreng nama baik obat tradisional yang diolah langsung dari bahan alam.

Jamu

“Banyak yang menemukan obat tradisional hasil industri berbahan kimia. Ada jamu berbahan kimia dan lain-lain. Ketika diminum badan langsung segar. Ini salah, sebab obat tradisional seperti jamu bukan menyembuhkan namun hanya mencegah,” keluhnya.

Pemaparan Rudy didukung Tjahjonowati, Apt.Msi, Pelaksana Harian Balai Besar POM Jogjakarta. Menurutnya maraknya industri kimia berlabel herbal membuat citra obat tradisional menjadi buruk dan tidak dipercaya oleh masyarakat.

“Kami banyak menemukan jamu atau obat yang ketika diminum itu langsung bikin badan jreng lagi. Itu malah berbahaya karena dicampur bahan kimia yang membahayakan organ tubuh. Selain itu kami juga banyak menemukan obat herbal produksi industri yang tidak berizin baik bahan atau penjualannya. Juga nomor BPOM palsu,” paparnya.

Halaman

1 2

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar