Datangi Polda, FUI Sampaikan Keberatan Perayaan Paskah di Jogja

Oleh Kresna,

BERITA JOGJA – Forum Umat Islam (FUI) Jogjakarta mendatangi Polda Jogjakarta untuk menyampaikan keberatan mereka dengan rencana perayaan paskah bersama di Jogja, Selasa (14/4). Menurut Kapolda Jogjakarta, Kombes Pol Erwin Triwanto, sejumlah tokoh FUI seperti Umar Said dan Fuad mendatangi Polda karena merasa curiga ada agenda pemurtadan pada perayaan paskah dengan tema “Bertobatlah! Kenapa harus […]

BERITA JOGJA – Forum Umat Islam (FUI) Jogjakarta mendatangi Polda Jogjakarta untuk menyampaikan keberatan mereka dengan rencana perayaan paskah bersama di Jogja, Selasa (14/4). Menurut Kapolda Jogjakarta, Kombes Pol Erwin Triwanto, sejumlah tokoh FUI seperti Umar Said dan Fuad mendatangi Polda karena merasa curiga ada agenda pemurtadan pada perayaan paskah dengan tema “Bertobatlah! Kenapa harus binasa?” yang akan digelar di lapangan Kridosono, Kota Jogjakarta pada Kamis 16 April 2015.

Forum Umat Islam Jogja merasa keberatan dengan perayaan Paskah bersama di Jogjakarta

Forum Umat Islam Jogja merasa keberatan dengan perayaan Paskah bersama di Jogjakarta

“Mereka datang menyampaikan keberatan, karena mencurigai ada pemurtadan, dengan modus testimoni, pembagian sembako, pengobatan gratis dan lainnya,” katanya pada wartawan seusai pertemuan tertutup dengan FUI, Selasa (14/4).

Dia mengungkapkan dalam pertemuan tersebut pihak FUI meminta Polda untuk tidak memberikan izin pada penyelenggaran perayaan paskah tersebut. Namun dia menegaskan pihak Polda tidak memiliki kapastitas untuk memberikan izin atau tidak.

“Acara keagamaan, Polda tidak punya hak memberi izin atau tidak, bukan ranah Polda. Tadi waktu pertemuan saya belum berikan sikap, saya akomodir dahulu,” ujarnya.

Sementara itu pihak Polda Jogjakarta pun berencana akan memanggil panitia paskah bersama terkait dengan acara tersebut. Mereka ingin mengklarifikasi kekhawatiran FUI terkait dengan isu pemurtadan agama.

“Laporan dari staf saya, dulu pernah ada kejadian serupa, tapi itu tidak terbukti ada kegiatan pemurtadan. Yang sekarang saya akan undang pihak panitia untuk bicara, bagaimana sebenarnya,” terangnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar