Demi Pendidikan Anak, Yuniati Rela Berurusan Dengan Lintah Darat

Yuniati rela berutang puluhan juta ke lintah darat demi menyekolahkan anaknya.

BERITA JOGJA – Yuniati, seorang buruh cuci di Ketandan Kulon, Imogiri, Bantul, rela berhutang puluhan juta demi menyekolahkan anaknya. Penghasilannya yang tak menentu memaksanya harus berhutang demi pendidikan anaknya. Yuniati yakin bahwa dengan pendidikan, anak-anaknya akan bisa sukses dan bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dari ibunya. Keyakinan tersebutlah yang kemudian menjadi pegangan bagi Yuniati.

Yuniati-beritajogja

Yuniati, buruh cuci yang mampu menyekolahkan anaknya hingga menjadi sarjana. (Foto: Kresna)

Gali lubang, tutup lubang sudah biasa Yuniati lakukan. Tersandung lintah darat pun pernah dihadapi Yuniati demi sekolah anak-anaknya.

“Dulu pernah hutang Rp 5 juta pada lintah darat. Kemudian saya harus bayar Rp 19 juta. Pernah juga tiap hari harus bayar hutang. Dari Senin sampai Jumat setiap hari harus bayar di tempat yang berbeda,” ujar Yuniati saat ditemui Beritajogja.id, Kamis (10/9).

Meski sempat memiliki banyak hutang, Yuniati tak pernah mengeluh. Yuniati tak pernah ambil pusing dengan hutangnya. Sedapat uang dari hasil mencuci, Yuniati langsung membelikan beras dan sisanya digunakan untuk membayar utang.

“Uang hasil cuci buat beli beras lalu buat bayar utang supaya anak bisa sekolah. Kalau lauk seadanya. Kadang cuma daun pepaya, kadang cuma kerupuk. Yang penting anak-anak bisa sekolah,” ungkap Yuniati.

Keberanian Yuniati berhutang, kegigihannya menyisihkan uang dan keyakinannya bahwa pendidikan merupakan jalan untuk anaknya bisa hidup sukses dan baik, terbayar tuntas. Dua orang anaknya sukses mengenyam pendidikan tinggi. Bahkan, Satya Chandra Wibawa Sakti, anak Yuniarti yang pertama bisa kuliah S3 di Universitas Hokaido, Jepang. Sedangkan anaknya yang kedua, sudah berhasil menyelesaikan kuliahnya di jurusan Keperawatan.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar