Mahasiswa ini jarang makan demi bayar SPP

Demi SPP, Mahasiswa Berprestasi UGM Ini Jarang Makan

BERITA JOGJA – Atik Winarti, lulusan sarjana Ilmu Peternakan UGM yang baru saja lulus ini terkenang masa-masa prihatin selama kuliah. Awalnya anak perajin rotan asli Babanan, Cirebon ini bisa berkuliah di UGM karena beasiswa. Namun beasiswa bidik misi hanya berlaku delapan semester sementara ia harus menambah satu semester untuk penelitian skripsi, biaya perkuliahan ia tanggung […]

BERITA JOGJA – Atik Winarti, lulusan sarjana Ilmu Peternakan UGM yang baru saja lulus ini terkenang masa-masa prihatin selama kuliah. Awalnya anak perajin rotan asli Babanan, Cirebon ini bisa berkuliah di UGM karena beasiswa. Namun beasiswa bidik misi hanya berlaku delapan semester sementara ia harus menambah satu semester untuk penelitian skripsi, biaya perkuliahan ia tanggung sendiri.

Mahasiswa ini jarang makan demi bayar SPP

Atik, mahasiswa berpestasi UGM yang baru saja lulus kuliah (Foto: Humas UGM)

“Saya ngasih les privat untuk anak SD. Satu bulan mendapat Rp300 ribu. Pernah juga jualan kue di Alun-ALun Kidul selama dua bulan,” kenangnya.

Uang hasil mengajarnya tidak cukup memenuhi kebutuhannya dan hanya cukup untuk membayar uang kost dan SPP yang sudah jatuh tempo. Atik tak pernah merengek minta tambahan uang pada ayahnya yang tak lagi bekerja sebagai buruh bangunan karena usia. Ia menahan diri untuk makan.

“Pernah saya enggak makan selama dua hari dan hanya minum air putih saja. Ada tabungan yang hanya cukup untuk makan satu hari sekali,” ceritanya.

Beruntung ia punya teman-teman yang perhatian. Atik sering ditraktir makan. Menghadapi sulitnya hidup saat masih mahasiswa dulu tak membuat Atik malu. Bahkan ini jadi motivasi baginya. “Hidup irit jangan banyak mengeluh, justru dari sana kita bisa survive,” terangnya.

Saat kuliah, Atik tak menjadi mahasiswsa kupu-kupu alias kuliah-pulang kuliah-pulang saja. Ia aktif di sejumlah kegiatan seperti penelitian. Aktif di luar bangku kuliah juga tak membuat IPK-nya turun, bahkan ia lulus cumlaude dengan IPK 3,78.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar