Digrebek Polisi, Pemilik Pabrik Nata De Coco Akui Mencampur Pupuk ZA

BERITA JOGJA – Minggu, (29/3) sebuah pabrik Nata De Coco, di Godean, Sleman, digrebek oleh Kepolisian Polres Sleman. Penggrebekan dilakukan lantaran ada dugaan pabrik tersebut memproduksi Nata De Coco menggunakan bahan pupuk ZA. Menurut keterangan Kapolres Sleman, AKBP Faried Zulkarnaen, penggrebekan dilakukan setelah mendapat informasi dari warga sekitar pabrik tersebut. “Setelah mendapat informasi dari warga, kami […]

Pabrik nata de coco yang menggunakan bahan pupuk ZA di Godean Sleman

Pabrik nata de coco yang menggunakan bahan pupuk ZA di Godean Sleman

BERITA JOGJA – Minggu, (29/3) sebuah pabrik Nata De Coco, di Godean, Sleman, digrebek oleh Kepolisian Polres Sleman. Penggrebekan dilakukan lantaran ada dugaan pabrik tersebut memproduksi Nata De Coco menggunakan bahan pupuk ZA.

Menurut keterangan Kapolres Sleman, AKBP Faried Zulkarnaen, penggrebekan dilakukan setelah mendapat informasi dari warga sekitar pabrik tersebut.

“Setelah mendapat informasi dari warga, kami langsung ke TKP. Saat kita tanya, mereka membenarkan penggunaan pupuk ZA dalam membuat Nata De Coco,” terangnya saat dihubungi wartawan, Rabu (1/4).

Sementara itu, DAP, pemilik pabrik Nata De Coco tersebut, membenarkan bahwa pihaknya mencampur 300 gram pupuk ZA ke dalam Nata De Coco buatannya.

“Untuk setiap Nata, dibuat dengan cara mencampur 100 liter air kelapa, 300 gram pupuk ZA dan 500 gram gula lalu direbus. Setelah itu hasil rebusan dituangkan ke loyang-loyang lalu dijemur hingga kering dan mengental,” ungkap DAP.

Saat ini pihak kepolisian sudah mengamankan sampel Nata De Coco yang dicampur dengan pupuk ZA tersebut. Rencananya, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan BPOM, untuk melihat apakah penggunaan pupuk ZA aman atau tidak dikonsumsi.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar