Dua Bisikan Leluhur yang Diterima Sultan Sebelum Sabda Raja

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – Sabda Raja Sultan Hamengku Buwono (HB) X didapat dari bisikan leluhur. Demikian penjelasan Sultan di Ndalem Yudoningratan beberapa waktu lalu. Sebelumnya, Sultan pernah dua kali mengaku mendapatkan bisikan leluhur. Diceritakan Bayu Dardias, peneliti UGM, di laman pribadinya, sultan terhitung dua kali mengaku menerima wahyu. Pertama, saat gerakan reformasi Mei 1998. Saat itu, […]

BERITA JOGJA – Sabda Raja Sultan Hamengku Buwono (HB) X didapat dari bisikan leluhur. Demikian penjelasan Sultan di Ndalem Yudoningratan beberapa waktu lalu. Sebelumnya, Sultan pernah dua kali mengaku mendapatkan bisikan leluhur.

Sultan HB X Sabda Raja

Sultan HB X ditemani GKR Hemas ketika menjelaskan isi Sabda Raja, Jumat (8/5) di Ndalem Wironegaran.sul

Diceritakan Bayu Dardias, peneliti UGM, di laman pribadinya, sultan terhitung dua kali mengaku menerima wahyu. Pertama, saat gerakan reformasi Mei 1998. Saat itu, Sultan yang melakukan laku spiritual mendapatkan petunjuk bahwa Soeharto akan lengser. Sultan mengatakan jatuhnya Soeharto berdasarkan dua pelita yang dirubungi laron.

“Sehari sebelum kejatuhan Soeharto Sultan dan PA VIII mengeluarkan amanat bersama di Alun-Alun Utara. Sultan menjelaskan dua pelita itu merupakan beringin kembar dan laron tersebut adalah mahasiswa. Makna bisikan ini dijelaskan setelah kejatuhan Soeharto” tulisnya.

Adapun yang kedua adalah Jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 2009. Saat itu ia mendapat bisikan bahwa sudah saatnya berganti pakaian yang ditafsirkan maju sebagai Presiden. “Padahal sultan secara administratif tidak pernah mendaftarkan diri,” tambahnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar

  • retno wulandari

    Kalau bisikan ghaib yg mendatangkan kekacauan itu sudah pasti bukan bisikan dari Allah…!