Dua Tafsir Dawuh Raja Sultan HB X

Oleh Kresna,

Dalam Dawuh Raja tersebut ada dua poin penting yaitu terkait loyalitas Abdi Dalem kepada Sultan dan pewaris tahta kerajaan.

BERITA JOGJA – Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X mengeluarkan Dawuh Raja tepat di akhir tahun 2015. Dalam Dawuh Raja tersebut ada dua poin penting yaitu terkait loyalitas Abdi Dalem kepada Sultan dan pewaris tahta kerajaan yang akan jatuh hanya pada keturunan Sultan (Baca: Penghujung Tahun Sultan Keluarkan Dawuh Raja).

Sultan HB X Sabda Raja

Sultan HB X ditemani GKR Hemas ketika menjelaskan isi Sabda Raja, Jumat (8/5) di Ndalem Wironegaran.

Melihat hal tersebut, pengamat Keraton Jogja, Bayu Dardias yang juga Dosen UGM menilai jika Dawuh Raja itu untuk menegaskan pemaknaan loyalitas. Menurutnya ada dua pemahaman yaitu loyalitas kepada Sultan dan loyalitas kepada budaya dan Paugeran Keraton Jogja.

“Sultan ingin menegaskan jika loyalitas itu kepada Sultan. Karena selama ini masih ada pemahaman loyalitas itu kepada Paugeran. Ini seperti halnya di negara ini, loyal kepada Presiden atau Undang-Undang Dasar,” terangnya.

Meski demikian menurutnya, loyalitas tersebut harus berjalan seiring antara kepada Sultan dan Budaya serta Paugeran. “Idealnya berjalan seiringan,” tambahnya.

Selain loyalitas tersebut dia menilai Dawuh Raja ini dikeluarkan masih terkait dengan suksesi di internal Keraton Jogja. Sebab ada juga poin yang menegaskan pewaris kerajaan. “Ini masih terkait dengan Sabda Raja dan Sabda Tama pertengahan tahun 2015 ini,” tandasnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar