Eksploitasi Kelemahan ASPAC, Garuda Sapu Bersih Seri Jogja

Oleh Jatu Raya,

Kemenangan melawan ASPAC membuat Garuda Bandung naik ke posisi dua klasemen.

BERITA JOGJA – Garuda Bandung memenangi seluruh pertandingan IBL Seri Jogja yang berlangsung di GOR Among Raga 20-28 Februari 2016. Sapu bersih tambah spesial karena skuat asuhan Fictor Roring ini sukses balas dendam atas M88 ASPAC Jakarta di pertandingan terakhir. Raihan Garuda di Seri II Jogja membuat Diftha Pratama dkk.naik ke posisi dua klasemen sementara.

Garuda Bandung (Foto: Istimewa)

Garuda Bandung (Foto: Istimewa)

Di pertandingan terakhir melawan ASPAC, Garuda diuntungkan jadwal. Mereka punya waktu satu ahri istirahat penuh sebelum melawan berlaga Minggu (28/2) sore kemarin. Sementara itu ASPAC sendiri sehari sebelum game kudu menghadapi pertandingan berat melawan CLS Knights Surabaya.
Sebelum pertandingan pelatih ASPAC Jugianto Kundtardjo sempat merasa was-was dengan kelelahan fisik pemain.

“Saya sekarang cuma bisa berharap besok saat pertandingan lawan Garuda fisik pemain sudah kembali lagi seperti semula. Itu aja sih yang saya harap karena game lawan CLS sangat menguras tenaga,” kata murid Rastafari Horongbala ini sehari sebelum pertandingan.

Saat game, ketakutannya terjadi. Para pemain terlihat kelelahan dan Garuda mampu memanfaatkan situasi dengan baik sejak kuarter awal. Diftha, Falconi, Galank, Sigit, dan Wedha langsung bermain cepat sejak menit pertama kuarter. Starter ASPAC langsung kewalahan dan memaksa Jugianto lebih banyak memainkan tim cadangan. ASPAC pun tertinggal 21-14 atas Garuda.

Tak hanya mengeksploitasi fisik, Garuda juga mengacak kondisi psikologis para pemain ASPAC yang dalam dua pertandingan terakhir disebut Jugianto lambat panas. Mereka terus memperlebar selisih poin dan menyegel game plan 4-1 ASPAC yang kental dengan three poin melalui defense man to man dan half press court. Hasilnya cukup memuaskan selama dua babak dengan menutup kuarter dua 41-32 dan kuarter tiga 54-44.

ASPAC punya momentum mengejar selisih poin di kuarter empat ketika memangkas skor menjadi 54-49 saat mengubah game plan offense bermain lebih ke dalam. Tapi, rolling big man yang diterapkan Fictor Roring ditambah matinya sooter paint area ASPAC membuat Garuda bisa mengatasi tekanan ini dengan mengakhiri pertandingan 65-58.

“Kami memang diuntungkan dengan fisik para pemain ASPAC yang terkuras saat melawan CLS kemarin,” kata Fictor Roring yang juga diamini Jugianto.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar