Forpi Tidak Temukan Tindakan Perploncoan di SMA 3 Jogja

BERITA JOGJA – Forum Pemantau Independen Pakta Integritas (Forpi) Kota Jogja mendatangi SMAN 3 Jogjakarta, Senin (27/7) kemarin. Kedatangan Forpi bertujuan memantau dan memastikan pelaksanaan Masa Orientasi Siswa (MOS) di SMA 3 Jogja tidak ada perpeloncoan, tindakan fisik, dan psikis. “Ada laporan dari wali murid yang keberatan dengan model MOS di SMA 3 karena tugas […]

BERITA JOGJA – Forum Pemantau Independen Pakta Integritas (Forpi) Kota Jogja mendatangi SMAN 3 Jogjakarta, Senin (27/7) kemarin. Kedatangan Forpi bertujuan memantau dan memastikan pelaksanaan Masa Orientasi Siswa (MOS) di SMA 3 Jogja tidak ada perpeloncoan, tindakan fisik, dan psikis.

MOS SMA 3 Jogja

Perwakilan Forpi Kota Jogjakarta Baharuddin Kamba berbincang dengan Waka Kesiswaan SMAN 3 Jogjakarta Sumaryoto dan panitia MOS. (Foto: Setio)

“Ada laporan dari wali murid yang keberatan dengan model MOS di SMA 3 karena tugas yang diberikan memberatkan dan harus pulang sampai malam, walaupun itu dikerjakan berkelompok,” kata Baharudin Kamba dari Forpi Kota Jogja pada wartawan di SMAN 3 Jogja.

Dari hasil pertemuan dengan pihak sekolah dan panitia MOS, Kamba menegaskan bahwa sampai saat ini belum ditemukan tindakan perpeloncoan atau penugasan yang dinilai memberatkan.

“Setelah kami tanyakan ke pihak sekolah dan peserta MOS, mereka mengatakan tidak keberatan dengan pelaksanaan MOS dan penugasannya. Masih dalam batas wajar, hanya saja mungkin persepsi orang tua berbeda-beda,” imbuhnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar