Liga Divisi Utama 2015

Gagal Derby, Panpel PSS Rugi Rp10 Juta

BERITA JOGJA – Pertandingan pembuka Grup 4 Divisi Utama antara PSS Sleman melawan PSIM Jogja berpeluang besar batal. Pasalnya, Mabes Polri memerintahkan jajaran Polda di daerah tidak memberi izin pertandingan kompetisi. Hal ini merugikan Panpel tim-tim di daerah. Pun PSS Sleman. Panpel pertandingan sudah mencetak sekitar 26 ribu tiket untuk pertandingan Senin (27/4) sore di […]

BERITA JOGJA – Pertandingan pembuka Grup 4 Divisi Utama antara PSS Sleman melawan PSIM Jogja berpeluang besar batal. Pasalnya, Mabes Polri memerintahkan jajaran Polda di daerah tidak memberi izin pertandingan kompetisi. Hal ini merugikan Panpel tim-tim di daerah. Pun PSS Sleman.

Liga Divisi Utama 2015

Istimewa

Panpel pertandingan sudah mencetak sekitar 26 ribu tiket untuk pertandingan Senin (27/4) sore di Stadion Maguwoharjo. Ketua Panpel, Ediyanto, membeberkan jika izin tak kunjung turun pihaknya merugi sekitar Rp10 juta.

“Kalau enggak turun juga sampai hari terakhir nanti, Senin (27/4) bisa dipastikan kita rugi sampai Rp10 juta. Kita sudah cetak tiket dan menyiapkan semuanya,” kata Edi, Sabtu (25/4) sore.

Pihak panpel sementara ini masih menunggu Mabes Polri berubah pikiran dan menurunkan izin laga sepakbola DU ke daerah. Kendati masih belum ada kejelasan, Edi membeberkan bahwa hari ini wasit dan pengawas pertandingan PSS melawan PSIM sudah tiba di Sleman dari PT Liga Indonesia.

“Besok pagi pengawas dan wasit dari PT LI bakal datang ke Sleman. Malamnya kita segera Technical Meeting (TM) dengan mereka dan pihak PSIM akan kita undang juga,” tambah Edi.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar