Gaji Rp20 Ribu Dua Hari, Kernet Bus Curi Solar untuk Tambahan

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – Upah menjadi kernet bis yang hanya sebesar Rp20 ribu per dua hari dianggap terdakwa kasus pidana singkat pencurian, SJ kurang. Hal itu membuatnya nekad mencuri solar milik perusahaan angkutan tempatnya bekerja pada 28 Februari 2015 lalu. Dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Sleman yang dipimpin Hakim Dr.Yanto SH, Kamis (2/4), saksi korban, […]

BERITA JOGJA – Upah menjadi kernet bis yang hanya sebesar Rp20 ribu per dua hari dianggap terdakwa kasus pidana singkat pencurian, SJ kurang. Hal itu membuatnya nekad mencuri solar milik perusahaan angkutan tempatnya bekerja pada 28 Februari 2015 lalu.

Kernet bis curi solar

Istimewa

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Sleman yang dipimpin Hakim Dr.Yanto SH, Kamis (2/4), saksi korban, Juwono, penanggung jawab bus memberi kesaksian kasus ini.

“Saya dilapori bahwa solar di bus trayek Jogja-Surabaya ada keanehan. Sering habis mendadak di jalan padahal malam sebelum berangkat sudah diisi full. Ternyata pas saya sampai di Jogja terdakwa tertangkap lagi nyuri solar,” kata pria asal Ambarawa tersebut.

SJ tak membantah kesaksian Juwono. Ia mengatakan alasan pencurian solar dengan menggunakan dua alat bukti, dirigen masing-masing 10 liter yang diajukan ke pengadilan karena alasan ekonomi.

“Enggak cukup kalau cuma Rp20 ribu per dua hari. Jadi saya nyuri solar buat tambahan,” katanya.

Dalam tuntutan JPU, Daru Triastusi SH, diketahui bahwa terdakwa melakukan pencurian pada 28 Februari 2015 sekitar puku 05.00 WIB. Pencurian ini adalah kali kedua yang dilakukan terdakwa namun ketahuan oleh rekannya sendiri. Hakim pun mengabulkan tuntutan dua bulan pidana sebagaimana yang diminta JPU.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar