Gara-Gara Dikriminalisasi, KPK Kekurangan Kader

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kekurangan kader. Pasalnya, banyak pimpinan KPK yang dikriminalisasi.  Alisa Wahid, putri Presiden ke-4 RI, Gusdur, membeberkan hal tersebut saat menggelar jumpa pers di Pusat Kajian Antikorupsi (PUKAT) UGM, Sabtu (20/6) pagi. “Momoknya terasa sekali. Kasus remeh dan tuduhan kejahatan yang tidak bisa dibuktikan membuat orang takut masuk KPK. […]

BERITA JOGJA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kekurangan kader. Pasalnya, banyak pimpinan KPK yang dikriminalisasi.  Alisa Wahid, putri Presiden ke-4 RI, Gusdur, membeberkan hal tersebut saat menggelar jumpa pers di Pusat Kajian Antikorupsi (PUKAT) UGM, Sabtu (20/6) pagi.

Aktivis jogja turun ke jalan lawan korupsi. Mereka membawa sapu lidi di titik nol Jogja.

Aktivis jogja turun ke jalan lawan korupsi. Mereka membawa sapu lidi di titik nol Jogja.

“Momoknya terasa sekali. Kasus remeh dan tuduhan kejahatan yang tidak bisa dibuktikan membuat orang takut masuk KPK. Jalan satu-satunya ya kriminalisasi terhadap anggota KPK harus dihentikan,” katanya di depan wartawan.

Alisa melihat dampak lain yang timbul adalah bertambah minimnya kader perempuan di KPK. Hanya ada sekitar 10 perempuan yang mendaftar jadi pimpinan KPK. “Padahal saat ini justru perempuan yang dibutuhkan KPK,” ujarnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar