Gawat! Kemarau Panjang Bisa Bikin Warga dan Hotel Rebutan Air

Oleh Kresna,

BERITA JOGJA – Musim kemarau panjang diprediksi akan terjadi hingga Oktober 2015 mendatang. Hal tersebut dikhawatirkan bisa membuat Jogja sulit untuk mendapatkan air bersih. Kemungkinan tersebut bisa terjadi air tanah di Jogja yang selama ini diandalkan saat kemarau panjang sudah mulai menurun. Padahal penduduk Jogja mencapai 3,6 juta jiwa dengan persebaran 12.322 jiwa perkilometer. Direktur […]

BERITA JOGJA – Musim kemarau panjang diprediksi akan terjadi hingga Oktober 2015 mendatang. Hal tersebut dikhawatirkan bisa membuat Jogja sulit untuk mendapatkan air bersih.

Warga Sleman Diminta Hemat air

Istimewa

Kemungkinan tersebut bisa terjadi air tanah di Jogja yang selama ini diandalkan saat kemarau panjang sudah mulai menurun. Padahal penduduk Jogja mencapai 3,6 juta jiwa dengan persebaran 12.322 jiwa perkilometer.

Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Yogyakarta, Halik Sandera mengatakan pada tahun 2014 air tanah di Jogja sudah menurun hingga 20 centimeter. Bahkan setiap tahunnya air tanah selalu menurut.

“Kondisi air tanah di Yogya semakin lama menurun setiap tahunnya. Tahun 2014 air tanah di Yogya sudah turun hingga 20 centimeter,” katanya.

Kondisi tersebut bisa berdampak lebih parah, sebab ratusan hotel yang ada diperkirakan akan juga menyedot air tanah. Dia pun menduga akan terjadi persaiangan untuk mendapatkan air tanah antara warga dengan hotel-hotel tersebut.

“Komposisi warga dengan hotel sudah tidak berimbang. Pemerintah harus benar-benar melihat ini sebagai masalah yang serius, karena kuncinya ada di mereka. PDAM juga akan berpihak kemana? Mengutamakan pihak jada atau warga,” tandasnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar