GKR Pembayun, GBPH Prabukusumo, KGPH Hadiwinoto: Siapa yang Berpeluang Jadi Suksesor Sultan?

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – Bayu Dardias, peneliti UGM memaparkan tiga sosok yang paling berpeluang menjadi pengganti Sri Sultan Hamengkubuwono X. Melalui desertasi berjudul “Politik Kesitimewaan di Yogyakarta: Harta, Tahta, dan Perebutan Kuasa” tiga nama yang didapat dari penelitiannya adalah GKR Pembayun, GBPH Prabukusumo, dan KGPH Hadiwinoto. Di depan wartawan, Senin (23/3) di Fisipol UGM, Bayu menjelaskan […]

BERITA JOGJA – Bayu Dardias, peneliti UGM memaparkan tiga sosok yang paling berpeluang menjadi pengganti Sri Sultan Hamengkubuwono X. Melalui desertasi berjudul “Politik Kesitimewaan di Yogyakarta: Harta, Tahta, dan Perebutan Kuasa” tiga nama yang didapat dari penelitiannya adalah GKR Pembayun, GBPH Prabukusumo, dan KGPH Hadiwinoto.

Pengganti Sultan HB IX

Istimewa

Di depan wartawan, Senin (23/3) di Fisipol UGM, Bayu menjelaskan peluang terkuat ditilik dari faktor genetis adalah GKR Pembayun. Sejarah mencatat bahwa di Indonesia sendiri ada kerajaan yang pernah dipimpin oleh perempuan.

“Ada nama Takjul Alam dari Kasultanan Aceh. Dia adalah sultan terakhir yang sedarah. Pembayun sangat berpeluang jika dilihat dari garis keturunannya,” katanya.

Dua nama lain adalah GBPH Prabukusumo dan KGPH Hadiwinoto.Gusti Prabu sendiri adalah anak tertua dari istri Sultan HB IX, Hastungkara. Sedangkan Gusti Hadi adalah adik kandung dari Sultan HB X. “Keduanya berpeluang. Kalau dikerucutkan ya sisa tiga itu dari 16 yang berpeluang,” tambahnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar