Gunungkidul Tak Respon Operasi Pasar

Oleh Kresna,

BERITA JOGJA – Saat ini harga beras di Gunungkidul mulai mengalami penurunan, walaupun tidak signifikan. Hal ini dikarenakan masyarakat di Gunungkidul tidak merespon adanya operasi pasar yang dilakukan oleh pemerintah. Supriyadi, selaku Kepala Seksi Bidang Distribusi dan Perlindungan Konsumen Disperindagkop ESDM Gunungkidul, menjelaskna bahwa sampai saat ini masyarakt di Gunungkidul tidak merespon operasi pasar yang […]

BERITA JOGJA – Saat ini harga beras di Gunungkidul mulai mengalami penurunan, walaupun tidak signifikan. Hal ini dikarenakan masyarakat di Gunungkidul tidak merespon adanya operasi pasar yang dilakukan oleh pemerintah.

Istimewa

Istimewa

Supriyadi, selaku Kepala Seksi Bidang Distribusi dan Perlindungan Konsumen Disperindagkop ESDM Gunungkidul, menjelaskna bahwa sampai saat ini masyarakt di Gunungkidul tidak merespon operasi pasar yang dilakukan pemerintah.

“Kami sudah memberikan informasi program tersebut, namun sampai saat ini belum ada yang merespon program tersebut,” ujarnya.

Bahkan SUpriyadi mengaku, belum ada satupun yang mengajukan permohonan operasi murni (OPM) beras cadangan pemerintah (BCP).

“Sudah kami informasikan hingga ke kecamatan, tapi sampai saat ini belum ada yang mengajukan permohonan OPM,” terangnya kepada wartawan.

Saat ini dari pantauan Disperindagkop harga beras di pasar Argosari, Wonosari, jenis beras IR 64 sudah mulai turun sebesar Rp 200. Dari yang semula harganya Rp 11.000 menjadi Rp 10. 800.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar