Guru dan Kepala Sekolah Patungan Tanggung Biaya Hidup Slamet

Oleh Kresna,

BERITA JOGJA – Mendapatkan tempat tinggal di ruang Pramuka SMP N 2 Bantul tidak lantas menyelesaikan masalah Slamet (16) pelajar tunanetra. Pasalnya, Slamet juga butuh uang untuk makan, minum dan kebutuhan lainnya, padahal dia tidak memiliki pekerjaan. Karena itu, Guru-guru dan Kepala Sekolah berinisiatif untuk mengumpulkan sumbangan sukarela setiap bulannya untuk menanggung hidup Slamet. “Guru-guru […]

BERITA JOGJA – Mendapatkan tempat tinggal di ruang Pramuka SMP N 2 Bantul tidak lantas menyelesaikan masalah Slamet (16) pelajar tunanetra. Pasalnya, Slamet juga butuh uang untuk makan, minum dan kebutuhan lainnya, padahal dia tidak memiliki pekerjaan.

Slamet pelajar tunanetra tinggal di ruang Pramuka di SMP N 2 Sewon Bantul

Slamet pelajar tunanetra tinggal di ruang Pramuka di SMP N 2 Sewon Bantul

Karena itu, Guru-guru dan Kepala Sekolah berinisiatif untuk mengumpulkan sumbangan sukarela setiap bulannya untuk menanggung hidup Slamet. “Guru-guru di sini patungan untuk biaya hidup Slamet, saya minta tolong ke tukang kebun untuk belikan makan untuk Slamet setiap hari,” ujar Asnawi Kepala Sekolah SMP N 2 Sewon, Bantul.

Selain itu beberapa guru juga ada yang memberikan uang jajan langsung kepada Slamet. Meski tidak seberapa namun uang tersebut bisa digunakan Slamet untuk jajan seperti teman-temannya.

“Orang tuanya kan sudah tidak lagi mau ngurusi, padahal anak ini begitu semangat untuk sekolah. Kami anggap ini adalah bagian dari tanggung jawab kami,” ungkapnya.

Tidak hanya guru dan kepala sekolah yang perhatian kepada Slamet. Beberapa temannya juga kerap mengunjungi Slamet di sekolah saat sore hari, bahkan beberapa ada yang menginap untuk menemani Slamet.

“Ada juga siswa yang menginap menemani Slamet, nggak setiap hari, tapi ada perhatian dari temannya, itu yang penting,” tandasnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar

  • ganes

    Memang tugas guru tak hanya berhenti dengan memberikan materi pelajaran dan nilai-nilai saja.. semoga makin banyak guru yang seperti ini!