Hadapi Tuntutan, Rombongan Penjudi Kiu-Kiu Minta Keringanan

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – Tujuh terdakwa kasus perjudian “kiu-kiu” Siswohadi, Warjiyanto, Sugiyono, Wahono, Ismail Ali, Subandyo, dan Ansori deg-degan. Pasalnya, dalam sidang pekan depan, Kamis (19/3) mereka akan menghadapi tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Usai pembacaan dakwaan, Siswohadi pun mengungkapkan rasa penyesalan lalu meminta keringanan. “Deg-degan, dituntut berapa. Semoga enggak lama, kami menyesal. Ringankan ya Pak,” […]

BERITA JOGJA – Tujuh terdakwa kasus perjudian “kiu-kiu” Siswohadi, Warjiyanto, Sugiyono, Wahono, Ismail Ali, Subandyo, dan Ansori deg-degan. Pasalnya, dalam sidang pekan depan, Kamis (19/3) mereka akan menghadapi tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Aniaya pacar, Avan dipenjara

Istimewa

Usai pembacaan dakwaan, Siswohadi pun mengungkapkan rasa penyesalan lalu meminta keringanan. “Deg-degan, dituntut berapa. Semoga enggak lama, kami menyesal. Ringankan ya Pak,” pinta Siswohadi.

Seharusnya sidang digelar Rabu (12/3) namun dipaksa ditunda karena JPU belum siap mengajukan tuntutan. “Sidang batal karena jaksa belum siap atas tuntutan,” kata Sri Widati SH selaku hakim di Pengadilan Negeri (PN) Sleman.

Sementara itu JPU Meyer V Simanjuntak mengatakan bahwa ketujuh terdakwa diancam pidana dalam pasal 303 bis ayat (1) ke-1 KUHP Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman maksimal empat tahun penjara. “Kita tunggu saja tuntutannya pekan depan,” katanya singkat.

Dari dakwaan subsidiair, diketahui bahwa ketujuh tersangka tertangkap tangan tengah melakukan tindakan perjudian pada 21 Januari di kediaman terdakwa satu Siswohadi. Tertangkapnya mereka tidak lepas dari laporan saksi Imam Eko pada kepolisian.

“Saksi merasa curiga dengan kegiatan ketujuh terdakwa yang sebelumnya sudah ketahuan dan diperingatkan. Usai melapor, saksi bersama polisi dari Polsek Mlati langsung menuju kediaman terdakwa,” tambah Meyer.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar