Harga Cabai Naik, Warung Padang di Jogja Dilema

Jika dinaikkan, takut pengunjung berkurang. Kalau tidak dinaikkan, takutnya buntung

BERITA JOGJA – Harga Cabai di Jogja mengalami kenaikkan signifikan. Di sejumlah pasar seperti Demangan, Beringharjo, Pasar Sleman, atau Kranggan, hargai cabai meroket menembus Rp5 ribu. Harga cabai merah dari Rp35 ribu per kilo naik menjadi Rp40 ribu. Cabai keriting merah juga naik menjadi Rp42 ribu.

Masakan Padang (Dok.Aji)

Masakan Padang (Dok.Aji)

Naiknya harga cabai yang mendadak ini membuat sejumlah pengusaha warung masakan Padang di Jogja dilema. Jika dinaikkan, takut pengunjung berkurang. Kalau tidak dinaikkan, takutnya buntung. Padahal rata-rata pembeli warung padang adalah mahasiswa kost-kostan.

“Kami bingung kalau tidak naik, untungnya sedikit sekali. Kalau naik, kehilangan pelanggan. Ada solusi cabai dikurangi, tapi nanti Padang-nya enggak kerasa di masakan-masakannya lalu ditinggal juga,” jelas Kharisma, pengusaha warung padang di sekitar Pogung.

Dilema juga melanda Taqinnul Wahab, pengusaha warung padang di sekitar Jalan Kaliurang. Menurutnya hari ini banyak pengunjung kaget ketika dirinya menaikkan harga setelah meroketnya harga cabai sejak Rabu (2/3) lalu.

“Kami terpaksa menaikkan agar kualitas masakan tetap sama. Tapi banyak pembeli yang protes,’kok sekarang nasi ayam sambal sayur kuah naik’ begitu. Kalau enggak ya kami yang rugi besar. Padahal mau menaikkan juga kasihan pembeli yang mahasiswa,” katanya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar