Harga Telur Naik, Pembuat Roti Merintih

Oleh Kresna,

BERITA JOGJA – Produsen roti di Jogja mulai mengeluhkann kenaikan harga telur dan gula pasir. Akibatnya biaya prediksi menjadi membengkak, padahal harga roti susah naik Hal tersebut diungkapkan oleh Andrianto, seorang produsen roti rumahan di Sleman kepada beritajogja.id, beberapa waktu lalu. Menurutnya saat ini harga telur perkilogram naik dari Rp 18.500 menjadi Rp 20.000, sementara […]

BERITA JOGJA – Produsen roti di Jogja mulai mengeluhkann kenaikan harga telur dan gula pasir. Akibatnya biaya prediksi menjadi membengkak, padahal harga roti susah naik

Harga Telur Naik

Hal tersebut diungkapkan oleh Andrianto, seorang produsen roti rumahan di Sleman kepada beritajogja.id, beberapa waktu lalu. Menurutnya saat ini harga telur perkilogram naik dari Rp 18.500 menjadi Rp 20.000, sementara untuk gula lokal dari Rp 10.000 perkilogram menjadi Rp 12.000.

“Saya beli bahan baku untuk roti satu minggu sekali. Hanya harga tepung terigu yang harganya masih setabil sekitar Rp 7.500 perkilogram,” katanya.

Dia pun merasa kesulitan, sebab menjelang lebaran pesanan roti justru meningkat dua kali lipat, namun harga bahan baku justru naik.

“Modalnya juga repot, padahal pas puasa begini pesanan lumayan banyak,” ungkapnya.

Supaya tidak merugi, dia pun menyiasati kenaikan harga bahan baku dengan mengurangi besarnya roti.

“Kalau naikin harga nggak mungkin. Jadi itu salah satu caranya. Tapi kadang pelanggan juga protes. Kami berharap harga bisa stabil,” tandasnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar