Ibu Daffa Menangis Baca Komentar Miring Soal Mereka di Grup ICJ

Oleh Kresna,

BERITA JOGJA – Lestari, ibunda Abiyyu Daffa Purfadilah bocah tiga tahun yang mengidap kanker sebesar bola tenis di matanya mengaku sedih dengan tudingan miring tentang keluarganya di grup facebook Info Cegatan Jogja. Dia bahkan menangis ketika membaca komentar yang menyudutkan seolah mereka orang tua yang keras kepala yang tidak ingin membawa anaknya ke rumah sakit. […]

BERITA JOGJA – Lestari, ibunda Abiyyu Daffa Purfadilah bocah tiga tahun yang mengidap kanker sebesar bola tenis di matanya mengaku sedih dengan tudingan miring tentang keluarganya di grup facebook Info Cegatan Jogja. Dia bahkan menangis ketika membaca komentar yang menyudutkan seolah mereka orang tua yang keras kepala yang tidak ingin membawa anaknya ke rumah sakit. Hal tersebut diungkapkan oleh ayah Daffa, Pupung Purfadilah pada wartawan saat ditemui di rumahnya di Banyuurip, Pandak, Bantul, Senin (22/6).

Kisah Daffa

Keadaan Daffa membuat iba sejumlah pengguna Facebook. (Screen Capture: Kresna)

“Saya itu dikasih tahu teman, kalau rame di grup ICJ soal Dafa, waktu baca komentarnya saya sedih, istri saya malah nangis. Kok jadi begitu, kami seolah jadi orang tua keras kepala yang nggak mau membawa Daffa ke rumah sakit,” katanya.

Dia mengaku memang teman-teman dari ICJ sempat mendatangi rumahnya dan berbincang-bincang. Saat itu dia tidak bercerita lebih detail tentang kondisi sebenarnya karena Daffa sedang rewel.

“Waktu teman-teman ICJ datang itu ada banyak, kita ngobrol nggak lama. Saya pun bolak-balik karena Daffa manggil terus, jadi mungkin ada informasi yang tidak tercerna dengan baik,” ujarnya.

Dia pun memaklumi jika muncul hal seperti itu, sebab banyak mereka yang berkomentar barang kali tidak memahami masalah sebenarnya.

“Kami itu bukan tidak mau membawa Daffa ke rumah sakit. Tapi kami sedang membujuk Daffa, supaya mau. Dan istri saya juga sudah minta Daffa dibawa ke rumah sakit. Kami masih cari rumah sakit yang pas untuk Daffa,” tandasnya.

Dia pun menegaskan masalah belum dibawanya Daffa ke rumah sakit bukan karena soal biaya. Menurutnya Daffa kini sudah tercover oleh BPJS dan juga sudah ada beberapa pihak yang membantu.

“Dari YKI (Yayasan Kanker Indonesia) juga sudah saya kontak, dari Ratu Hemas juga sudah membantu. Jadi masalahnya bukan soal nggak ada biaya,” tegasnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar