Indonesia Kecam Festival Daging Anjing Yulin

BERITA JOGJA – Festival Daging Anjing yang digelar di Yulin, Provinsi Guangxi, Tiongkok menuai kecaman dari berbagai pihak dalam dan luar negeri. Aktivis dan pecinta hewan di seluruh dunia mengutuk keras tradisi setempat yang dipercayai untuk menangkal berbagai bencana yang disebabkan karena musim panas. Salah satu pokok permasalahan yang diserukan ialah ketidaklayakan penyembelihan anjing yang […]

BERITA JOGJA – Festival Daging Anjing yang digelar di Yulin, Provinsi Guangxi, Tiongkok menuai kecaman dari berbagai pihak dalam dan luar negeri. Aktivis dan pecinta hewan di seluruh dunia mengutuk keras tradisi setempat yang dipercayai untuk menangkal berbagai bencana yang disebabkan karena musim panas.

Festival daging anjing

Istimewa

Salah satu pokok permasalahan yang diserukan ialah ketidaklayakan penyembelihan anjing yang akan diolah menjadi berbagai hidangan kuliner di festival tersebut. Sedikitnya terdapat 10.000 ekor anjing yang dibunuh selama festival berlangsung sejak Minggu (21/6) hingga Senin (22/06).

Salah satu negara yang menyerukan ketidak setujuan terhadap festival ini ialah Indonesia. Hal tersebut terlihat dari kicauan di Twitter bertagar #StopYulin2015. “Apa mesti menyiksa anjing dan kucing demi sebuah festival? #astagfirullah,” kicau akun @ratriindah.

Penolakan terhadap pengkonsumsian daging anjing ini juga pernah terjadi di Jogja baru-baru ini. Sebuah ajakan “Dog Are Not Food, Stop Kekejaman Terhadap Anjing” diserukan oleh Animal Friend Jogja (AFJ) dan personel band Shaggydog. Pada kesempatan itu, AFJ dan Shaggydog melakukan permohonan audensi dengan beberapa otoritas terkait seperti Kepala Bidang Perternakan Dinas Pertanian Jogjakarta.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar