Indonesia minim jurnalis lingkungan

Indonesia Minim Jurnalis Lingkungan

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – Isu lingkungan belum mendapat tempat di sejumlah media massa. Temuan ini dikemukakan Dosen FISIP Universitas Airlangga, Yayan Sakti Suryandaru ketika mengikuti ujian terbuka Program Doktor Pascasarjana UGM baru-baru ini. Yayan menjelaskan sebab dari tidak populernya isu lingkungan di media massa. Menurutnya isu lingkungan memiliki sebab akibat yang kompleks. Hal inilah yang membuat […]

BERITA JOGJA – Isu lingkungan belum mendapat tempat di sejumlah media massa. Temuan ini dikemukakan Dosen FISIP Universitas Airlangga, Yayan Sakti Suryandaru ketika mengikuti ujian terbuka Program Doktor Pascasarjana UGM baru-baru ini.

Indonesia minim jurnalis lingkungan

Istimewa

Yayan menjelaskan sebab dari tidak populernya isu lingkungan di media massa. Menurutnya isu lingkungan memiliki sebab akibat yang kompleks. Hal inilah yang membuat para jurnalis agak malas terlibat dan mengangkat isu-isu lingkungan hingga tuntas.

“Isu lingkungan ini jadi momok bagi jurnalis karena isu lingkungan ini sangat kompleks. Mereka jadi enggan terlibat untuk menuntaskan permasalahan lingkungan,” tuturnya.

Pemberitaan soal lingkungan bukannya tidak ada. Namun yang ia temukan sejauh ini adalah berita deskripsi atas peristiwa dan terjebak dalam penjabaran fakta. “Pemberitaan selalu saja berkutat pada konsekuensi langsung dari peristiwa yang diberitakan ketimbang analisis akibat dan komplikasinya dalam jangka panjang,” jelas Yayan.

 

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar