Ini Alasan Pemutaran Film Senyap di UIN Sunan Kalijaga Tetap Jalan

Oleh Kresna,

BERITA JOGJA – Ketua Panitia Pemutaran film Senyap di kampus UIN Sunan Kalijaga Jogja, Hedar, mengungkapkan alasan utama mengapa mereka tetap memutar film yang dilarang oleh Lembaga Sensor Film (LSF) tersebut. Dia mengatakan esensi dari acara tersebut bukan sekedar mendiskusikan dan menonton film Senyap, tapi menegakkan kembali kedaulatan kampus atas kebebasan berekspresi dan perlawanan terhadap […]

BERITA JOGJA – Ketua Panitia Pemutaran film Senyap di kampus UIN Sunan Kalijaga Jogja, Hedar, mengungkapkan alasan utama mengapa mereka tetap memutar film yang dilarang oleh Lembaga Sensor Film (LSF) tersebut. Dia mengatakan esensi dari acara tersebut bukan sekedar mendiskusikan dan menonton film Senyap, tapi menegakkan kembali kedaulatan kampus atas kebebasan berekspresi dan perlawanan terhadap kelompok anti demokrasi.

Istimewa

Istimewa

“Kami ingin kampus sebagai lembaga pendidikan, tidak dibatasi dalam konteks kegiatan yang ilmiah dan akademis. Orang-orang itu tidak punya hak untuk membubarkan kegiatan kami,” katanya pada wartawan di SC UIN Sunan Kalijaga, Rabu (11/3).

Dia pun menegaskan pemutaran film Senyap tersebut bukan bertujuan mengajak orang menjadi PKI, tetapi melakukan kajian akademis terhadap fakta-fakta sejarah 65.

Dia pun mengajak segenap aktivis-aktivis di kampus lain untuk mengadakan acara serupa sebagai bentuk perlawanan terhadap ormas-ormas anti demokrasi yang mengancam kehidupan akademis kampus.

“Kami berharap ini bisa ditularkan ke kampus-kampus lain, kita tidak ingin ada kasus seperti pembubaran di ISI, UGM, Sanata Dharma terulang, karena itu kita harus melawan,” tandasnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar