Ini Sebab Orang Tua Ingin Anaknya Jadi PNS Ketimbang Atlet

Oleh Jatu Raya,

Jaminan hari tua yang memprihatinkan bikin orang tua ogah melihat anaknya jadi atlet.

BERITA JOGJA – Dana pensiun jadi salah satu sebab mengapa banyak orang tua yang menginginkan anaknya jadi PNS daripada atlet di Indonesia.

Atlet

Marsheila Gischa Islami, pebulutangkis berbakat Indonesia. (Foto: Aristides)

Orang tua kebanyakan menganggap profesi atlet tidak lebih baik dari Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal ini sempat disinggung legenda bulu tangkis Indonesia, Rudy Hartono usai mengalungkan medali bagi juara turnamen Jaya Raya Junior International Challenge di Jogjakarta beberapa waktu lalu.

Juara All England delapan kali ini menengarai hal ini cukup wajar. Pasalnya, atlet, meski jadi juara tidak diberikan jaminan oleh pemerintah. “Tidak ada dana pensiun bagi atlet yang berprestasi. Yang ada cuma bonus, itu sudah cukup bagus sebenarnya, tapi tidak adanya jaminan ini bikin orang tua jadi takut kalau anaknya jadi atlet,” terang Rudy.

Indonesia sudah sangat tertinggal dari negara lain menyangkut atlet ini. Pemerintah negara lain sangat perhatian ke atlet yang sudah mengharumkan bangsa, bukannya sekadar PNS semata.

Di Korea, saya baru tahu tadi juga, bahwa atlet mendapat dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat. Atlet yang juara bahkan dijamin uang pensiun sebesar 500 dollar AS. Jadi orang tua di sana tidak mempermasalahkan anak mereka jadi atlet karena setelah pensiun pun dijamin. Nah, di Indonesia belum ada kebijakan seperti itu. Atlet selalu kalah sama PNS,” kritik Rudy.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar