Izin hotel dan Apartemen di Sleman Dihentikan Sampai Tahun 2021

Oleh Maya Eka,

Pemberian izin pendirian hotel, apartemen dan kondotel di Sleman dihentikan hingga tahun 2021.

hotel di Jogja wajib pakai PDAM

Dokumen Istimewa

BERITA JOGJA – Pemberian izin pendirian hotel, apartemen dan kondotel di Sleman dihentikan hingga tahun 2021. Pemberhentian tersebut disahkan dalam Peraturan Bupati Nomor 63 Tahun 2015. Pejabat Bupati Sleman Gatot Saptadi mengatakan penghentian pemberian izin juga termasuk permohonan pendirian hotel non bintang di wilayah Kecamatan Turi, Pakem, dan Cangkringan.
“Pembangunan hotel, apartemen, dan kondotel sangat berpengaruh terhadap lingkungan seperti air bersih, daya dukung lahan di sekitar area pembangunan dan infrastruktur dan dampak sosial,” katanya saat menggelar konferensi pers, Senin (14/12).
Setidaknya saat ini sudah ada 47 bangunan berdiri dan 50 dalam proses pembanguan yang hampir selesai. Sayangnya, banyak hotel dan apartemen tersebut bukan solusi dari kebutuhan rumah di Sleman.
“Jumlah pengangguran di Sleman juga tinggi. Angka kemiskinan di Sleman juga terhitung sangat tinggi. Nggak ada dampaknya buat warga. Nanti pemenuhan hotel kita arahkan ke homestay di desa wisata,” ujarnya.
Selain itu dia juga mengatakan jika pembangunan apartemen dan juga hotel tidak mendatangkan PAD bagi kabupaten Sleman.
“Saya yakin apartemen ini untuk orang menengah keatas dan yang beli bukan orang Sleman. Makanya harus dilihat jeli. Apartemen juga tidak mendatangkan PAD juga ya,” pungkasnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar