Mahasiswa Baru

Jadi Mahasiswa Kupu-Kupu Atau UKM? Ini Kata Camaba

Oleh Maya Eka,

BERITA JOGJA – Tahun ajaran baru sebentar lagi mulai. Dari putih-abu, jadi  anak kuliahan. Boleh gondrong, pake sepatu putih, plus teman-teman baru. Masuk kuliah, biasanya mahasiswa baru bakal dihadapkan pada pertanyaan,’mau jadi mahasiswa macam apa?’. Apa mau jadi mahasiswa Kupu-Kupu alias kuliah-pulang-kuliah-pulang, atau aktif di organisasi atau UKM kampus. Menjawab pertanyaan itu, sejumlah calon mahasiswa  […]

BERITA JOGJA – Tahun ajaran baru sebentar lagi mulai. Dari putih-abu, jadi  anak kuliahan. Boleh gondrong, pake sepatu putih, plus teman-teman baru. Masuk kuliah, biasanya mahasiswa baru bakal dihadapkan pada pertanyaan,’mau jadi mahasiswa macam apa?’. Apa mau jadi mahasiswa Kupu-Kupu alias kuliah-pulang-kuliah-pulang, atau aktif di organisasi atau UKM kampus.

Menjawab pertanyaan itu, sejumlah calon mahasiswa  dan mahasiswi baru tampaknya sudah punya jawabannya.

Mahasiswa Baru

Istimewa

“Jadi mahasiswa Kupu-Kupu aja deh. Biar cepat lulus. Lagipula yang bayar kuliah kan orang tua, takutnya kalau enggak bisa bagi waktu, kuliah jadi terbengkalai,” kata Fahrozi Amri Setiawan, Maba UNY yang diterima via SNMPTN.

Lain lagi dengan Syarifah Dewi Putri. Menurut maba UGM ini jadi mahasiswa itu jangan sekadar biasa-biasa saja. “Mumpung jadi mahasiswa, lebih dikembangin lah minatnya. Mending ikut UKM daripada melongo sampai rumah atau kos. Lagipula mahasiswa kan agen perubahan,” tuturnya.

“Asal jangan kedodoran aja waktunya. Kalau saya sih mending jadi mahasiswa Kupu-Kupu Lapar alias kuliah-pulang-kuliah-pulang lalu pacaran,” timpal Diah Wardhani, teman Dewi.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar