Jalan Ambles di Dekat Balaikota Disebabkan Sumbatan Sampah

BERITA JOGJA – Jalan ambles di Jalan Kenari, sekitaran Balaikota Jogja pada Sabtu (28/3) yang lalu mulai diperbaiki. Dari perbaikan yang dilakukan akhirnya diketahui penyebab amblesnya jalan adalah karena sumbatan sampah di saluran irigasi. Menurut Kepala Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Kota Jogja, Toto Suroto, amblesnya jalan disebabkan karena adanya sumbatan sampah dari saluran […]

BERITA JOGJA – Jalan ambles di Jalan Kenari, sekitaran Balaikota Jogja pada Sabtu (28/3) yang lalu mulai diperbaiki. Dari perbaikan yang dilakukan akhirnya diketahui penyebab amblesnya jalan adalah karena sumbatan sampah di saluran irigasi.

Lubang besar di depan Balai Kota Jogja muncul secara misterius

Lubang besar di depan Balai Kota Jogja muncul secara misterius

Menurut Kepala Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Kota Jogja, Toto Suroto, amblesnya jalan disebabkan karena adanya sumbatan sampah dari saluran irigasi yang masuk ke drainase utama. Lokasi amblesnya jalan merupakan jalur pertemuan dua saluran air.

“Sumbatan sampah mengakibatkan air di jalur irigasi yang akan ke drainase terhambat. Air kemudian masuk melalui celah-celah dinding saluran dan jalan di atasnya pun jadi ambles,” terang Toto.

Selain karena sumbatan sampah, usia drainase yang sudah tua juga memicu amblesnya jalan. Toto menambahkan bahwa gempa yang terjadi pada 2006 lalu juga membuat konstruksi dinding saluran air yang terbuat bukan dari beton mengalami banyak keretakan dan susah untuk diidentifikasi karena berada di bawah tanah.

Sistem drainase di Jalan Kenari yang ambles merupakan bangunan sejak tahun 1980an. Saluran ini memiliki panjang 1,4 kilometer. Saluran ini dimulai dari Jalan Kusumanegara timur dan menuju ke Sungai Gajah Wong.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar