Jangan Remehkan Petani Tua, Bung!

Oleh Maya Eka,

BERITA JOGJA – Makin tua petani, semakin matang dan bertambah pula kesadaran untuk mengonversi lahan. Demikian kesimpulan penelitian yang dilakukan La Ode Restele, Dosen Fakultas Teknologi dan Ilmu Kebumian Universitas Holu Oleo, Sabtu (4/4) saat ujian terbuka promosi doktor di Fakultas Geografi UGM. La Ode menjelaskan bahwa usia petani sendiri berpengaruh positif pada indeks kegiatan […]

BERITA JOGJA – Makin tua petani, semakin matang dan bertambah pula kesadaran untuk mengonversi lahan. Demikian kesimpulan penelitian yang dilakukan La Ode Restele, Dosen Fakultas Teknologi dan Ilmu Kebumian Universitas Holu Oleo, Sabtu (4/4) saat ujian terbuka promosi doktor di Fakultas Geografi UGM.

Petani Tua

Istimewa

La Ode menjelaskan bahwa usia petani sendiri berpengaruh positif pada indeks kegiatan konversi. Adapun konversi yang dilakukan petani banyak dilakukan di lahan usaha sawah, tegalan, dan pekarangan.

“Jenisnya berupa tanaman penguat teras, tanaman semusim, penanaman rumput SPA, penggunaan pupuk kandang, penanaman menyilang lereng, mulsa, dan lain-lain,” ujarnya usai ujian.

Penelitian La Ode sendiri dilakukan pada sejumlah petani di Kabupaten Semarang, Kota Semarang, dan Kendal. Petani yang tinggal diteliti bermukim di 11 kecamatan dan 25 Desa wilayah hulu dan tengah DAS Garang.

“Kesadaran ini sendiri timbul berdasarkan pengetahuan petani memahami pentingnya kegiatan konversi tanah,” pungkasnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar