Jasa Membangunkan Sahur di Medsos Penuhi Kebutuhan Psikis Jomblo

Oleh azkamaula,

BERITA JOGJA – Satu pekan terakhir, Twitter dan Instagram dihebohkan dengan iklan jasa membangunkan sahur dan berbuka puasa oleh sejumlah akun yang menyasar para jomblo. Cukup dengan merogoh uang dengan jumlah tertentu, penyedia jasa akan membangunkan kita sahur atau mengucapkan selamat buka. Harganya naik bila mau ditambahkan kata “sayang” oleh akun pribadi tersebut. Menurut Rika […]

BERITA JOGJA – Satu pekan terakhir, Twitter dan Instagram dihebohkan dengan iklan jasa membangunkan sahur dan berbuka puasa oleh sejumlah akun yang menyasar para jomblo. Cukup dengan merogoh uang dengan jumlah tertentu, penyedia jasa akan membangunkan kita sahur atau mengucapkan selamat buka. Harganya naik bila mau ditambahkan kata “sayang” oleh akun pribadi tersebut.

Jomblo

Istimewa

Menurut Rika Vira Zwaggery, Psikolog RS. Ratu Zalecha, hal tersebut tidak sepenuhnya salah. Begitu juga dengan orang yang dengan sadar mau membayar jasa untuk dibangunkan sahur. Menurut Yaya, sapaan akrabnya, tawaran tersebut bisa memenuhi kebutuhan kasih sayang jomblo.

“Tapi dalam waktu singkat. Tiap orang punya kebutuhan untuk diperhatikan dan disayangi. Mungkin jalan yang ditempuh jomblo yang ikutan jasa itu adalah untuk memenuhi kebutuhannya agar kasih sayangnya terpenuhi. Apalagi bagi yang introvert,” katanya.

Kendati demikian, Yaya menambahkan bahwa bisa juga motif coba-coba atau lucu-lucuan yang jadi penyebab jomblo rela membayar demi dibangunkan sahur. “Ada juga motif iseng atau lucu-lucuan, enggak semuanya demi memenuhi kebutuhan,” tutupnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar