Jelang Tahun Baru, Pendaki Merapi Jangan Slengean

Oleh Jatu Raya,

Selama beberapa tahun terakhir pendakian gunung dipandang sebagai aktivitas ngepop dan keren oleh anak muda

BERITA JOGJA – Menjelang tahun baru 2016 pamor Gunung Merapi diprediksi kembali naik. Soalnya bakal banyak anak-anak muda yang akan merayakan malam pergantian tahun di sana. Apalagi dalam satu tahun terakhir ini naik gunung sudah jadi aktivitas yang cukup ngepop di kalangan anak muda.

Pendakian gunung yang dipandang sebagai aktivitas ngepop dan keren oleh anak-anak muda membuat banyak pendaki-pendaki pemula bermunculan. Bahkan mereka yang baru duduk di bangku SMA dan belum pernah mendapatkan pelatihan survivel dengan enteng mendaki gunung.

Makanan naik gunung

Istimewa

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Taman Nasional Gunung Merapi, Tri Atmojo. sempat mengeluhkan hal ini. Menurutnya di Merapi sendiri sebagian besar pendakinya adalah pemula. Banyaknya pendaki pemula ini diduga karena jalur daki yang mudah.

“Sebagian besar yang mendaki Gunung Merapi, pelajar atau pendaki pemula. Mereka kebanyakan memandang naik gunung itu aktivitas yang ngepop dan keren,” katanya pada beritajogja.id melalui sambungan telpon.

Tidak hanya itu, beberapa pendaki bahkan tidak memiliki pengetahuan dasar dalam mendaki gunung. Itu terlihat dari perlengkapan mereka yang tidak memenuhi standar, bahkan beberapa hanya mendaki menggunakan sandal, celana jeans bahkan logistik pas-pasan. “Karena dipandang Ngepop, naik ya hanya pakai sandal jepit, celana jeans, logistik juga pas-pasan. Dengan itu mereka beranggapan bisa menahlukkan Gunung Merapi, padahal anggapan itu tidak benar,” tegasnya.

Ia pun mengimbau pada para pendaki yang ingin menghabiskan malam tahun baru di Merapi agar tak slengean.”Jangan selengean lah, jangan gegabah atau melakukan tindakan yang ekstrim. Persiapkan diri kalau mau naik gunung dan berlakulah yang sopan,” imbaunya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar