Jenazah Offroader Sleman Dipakaikan Baju Trail Saat Dimakamkan

BERITA JOGJA – Wajah Ganif Aryanto terlihat teduh di dalam peti jenazah. Tidak seperti jenazah kebanyakan yang ketika meninggal dibalut kain kafan atau jas, jenazah Popo, sapaan akrabnya mengenakan pakaian dan perlengkapan trail. Pemandangan yang tidak biasa ini sontak mengundang tanda tanya sejumlah orang yang medatangi tempat persemayaman di RS Bethesda, Minggu (21/6). Istri Popo, […]

BERITA JOGJA – Wajah Ganif Aryanto terlihat teduh di dalam peti jenazah. Tidak seperti jenazah kebanyakan yang ketika meninggal dibalut kain kafan atau jas, jenazah Popo, sapaan akrabnya mengenakan pakaian dan perlengkapan trail. Pemandangan yang tidak biasa ini sontak mengundang tanda tanya sejumlah orang yang medatangi tempat persemayaman di RS Bethesda, Minggu (21/6).

Jenazah pakai pakaian trail

Jenazah Popo mengenakan pakaian trail dalam peti. (Foto: Kresna)

Istri Popo, Helly Barniati menjelaskan bahwa dirinya bersama teman-teman almarhum suaminya sengaja memakaikan pakaian trail. Sebab, semasa hidup, suaminya sangat suka dengan olahraga ekstrim ini dan menyayangi barang-barangnya. “Enggak ada alasan khusus. Saya sama teman-teman yakin kalau suami saya akan lebih bahagia kalau dia dimakamkan dengan pakaian trail,” katanya.

Popo meninggal akibat kanker yang dideritanya sejak tiga bulan lalu, Meski sakit, semangat nge-trail Popo masih menyala dengan menyempatkan ngetrack bersama rekan-rekannya.”Sebelum meninggal Sabtu kemarin, banyak teman-teman yang minta pakaian trail-nya (almarhum). Tapi suami saya tidak mau karena saking sayangnya,” tutup Helly.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar