JK ke Jogja, Aktivis Diminta Patuhi Protap

Oleh Kresna,

BERITA JOGJA – Awal Februari lalu Pasukan Pengamanan Presiden (Paspamres) dan aparat kecolongan. Seorang aktivis mampu menerobos pengamanan dan menyerahkan sebuah petisi langsung ke depan Presiden Jokowi. Mengingat peristiwa tersebut Paspamres dan pasukan keamanan tak mau lagi kecolongan saat Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla menyambangi Jogja, Sabtu (7/3). Kedatangan JK sendiri ke Jogja untuk meresmikan […]

BERITA JOGJA – Awal Februari lalu Pasukan Pengamanan Presiden (Paspamres) dan aparat kecolongan. Seorang aktivis mampu menerobos pengamanan dan menyerahkan sebuah petisi langsung ke depan Presiden Jokowi. Mengingat peristiwa tersebut Paspamres dan pasukan keamanan tak mau lagi kecolongan saat Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla menyambangi Jogja, Sabtu (7/3). Kedatangan JK sendiri ke Jogja untuk meresmikan gedung Pascasarja UMY.

JK ke Jogja

Istimewa

Untuk mengantisipasi hal itu Kepala Staf Korem (Kasrem) 072 Pamungkas Kolonel (inf) Eris Rustiawan akan meningkatkan dan memperketat keamanan. Ia akan menurunkan 2000 prajurit mengamankan Wapres selama di Jogja.

“Pasukan dituntut untuk mengamankan Wapres. Kami tak mau lagi kecolongan seperti peristiwa Presiden kemarin,” tegasnya.

Untuk para aktivis, Erwin mengingatkan agar tidak melanggar peraturan dan selalu mematuhi Prosedur Tetap (Protap). Kendati demikian ia tak melarang para aktivis menyampaikan aspirasi. “Silakan saja, karena mengeluarkan pendapat dilindungi UU asalkan patuh pada Protap,” imbaunya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar