Jogja Enggak Butuh Pemimpin Hobi Nyocot

Oleh Kresna,

Paku Alam X adalah sosok pemimpin yang supel, bisa bergaul dengan siapa saja, dan yang paling penting anti-nyocot.

BERITA JOGJA – Jumenengan Paku Alam X disambut senyum lebar dan hati riang oleh banyak pihak. Soalnya, sosok Paku Alam X dinilai sebagai figur yang menyenangkan. Paku Alam X adalah sosok pemimpin yang supel, bisa bergaul dengan siapa saja, dan yang paling penting anti-nyocot.

“Beliau ini bergaul baik dan tanpa pamrih. Low profile dan nggak cocotan, nggak omdo. Tapi langsung kerja. Persis seperti ayahandanya. Sosok seperti ini yang dibutuhkan sekarang,” kata seniman Djaduk Ferianto saat menghadiri Jumenengan Paku Alam X, Kamis (7/1).

Paku Alam X dipandang sebagai sosok pemimpin ideal Jogja. (Foto: Kresna)

Paku Alam X dipandang sebagai sosok pemimpin ideal Jogja. (Foto: Kresna)

Buya Syafii Maarif mengamini Djaduk. Kata Buya, Paku Alam X bisa diterima rakyat karena sejak awal dekat sama segala lapisan. Dia banyak membantu rakyat ketika menjadi PNS di Pemda Jogjakarta.

“Saya rasa dia punya kepemimpinan, dia juga dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Pendapat tersebut ditegaskan kembali oleh GBPH Prabukusumo, adik Sri Sultan Hamengku Buwono X. Menurutnya, Paku Alam X adalah sosok yang ramah dan mau bergaul dengan siapa saja. “Beliau itu ramah sekali, kepada siapa saja mau bergaul. Dengan rakyat juga dekat,” tegasnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar